KUALA KURUN — Antrean warga terlihat mengular di Taman Kota Kuala Kurun sejak pagi, Jumat, saat Pemkab Gunung Mas membuka Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam hitungan jam, seluruh komoditas yang disediakan ludes terjual. Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menyebut kegiatan ini merupakan kado istimewa bagi masyarakat jelang hari jadi kabupaten yang ke-24.
Harga Komoditas di Bawah Pasaran, Beras Premium Paling Diburu
Selain beras premium Lahap, DPKP Gumas juga menyediakan beras medium SPHP seharga Rp58 ribu per sak lima kilogram dan beras premium merek Punokawan dengan harga Rp77 ribu per sak lima kilogram. Selisih harga dengan pasaran cukup signifikan. Bawang merah misalnya, dijual Rp22 ribu per 0,5 kilogram, lebih murah Rp2 ribu dari harga rata-rata di pasar. Bawang putih dibanderol Rp12 ribu per 0,5 kilogram, sementara di pasaran bisa mencapai Rp20 ribu.
"Harga komoditas yang ditawarkan dalam GPM lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasaran," kata Kepala DPKP Gumas Eigh Manto.
Gula Pasir dan Minyak Goreng Ikut Dijual Murah
Tak hanya beras dan bawang, Pemkab Gumas juga menyediakan 500 kilogram gula pasir seharga Rp15 ribu per kilogram. Angka ini berada di bawah rata-rata harga pasaran yang mencapai Rp19 ribu per kilogram. Minyak goreng sebanyak 540 liter juga dijual Rp15 ribu per liter. Sementara itu, telur ayam ras tersedia 200 tabak dengan harga Rp55 ribu per tabak.
Kolaborasi dengan Bulog dan Dinas Pertanian
Eigh Manto menjelaskan, pelaksanaan GPM ini menggandeng Dinas Pertanian kabupaten, Perum Bulog, dan pemangku kepentingan lainnya. Seluruh komoditas yang disediakan dalam GPM kali ini ludes terjual dalam hitungan jam. Antusiasme warga menunjukkan betapa tingginya kebutuhan akan pangan murah di tengah fluktuasi harga.
Jadwal Berikutnya: 15 Juni 2026 di Stadion Mini
Bagi warga yang belum kebagian, Pemkab Gumas telah menjadwalkan GPM berikutnya. "GPM akan kembali dilaksanakan di Stadion Mini Kuala Kurun pada 15 Juni 2026 mendatang," pungkas Eigh Manto. Bupati Jaya Samaya Monong berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.