MUARA TEWEH — Dua anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB dan Ardianto, secara terpisah menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan. Menurut Patih Herman, guru merupakan ujung tombak pembangunan sumber daya manusia sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas bersama.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian dan perjuangan PGRI terhadap kesejahteraan guru. Guru merupakan ujung tombak pendidikan dan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa. Karena itu, kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama," kata Patih Herman AB.
Rekomendasi Konkerkab Jadi Bahan Kebijakan Pemda
Patih Herman menambahkan, berbagai aspirasi yang disampaikan dalam forum Konkerkab PGRI dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam merumuskan kebijakan ke depan. Ia menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan menentukan kemajuan Barito Utara.
"Kami di DPRD tentu mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, termasuk memperjuangkan kesejahteraan guru sesuai kemampuan dan regulasi yang berlaku," ujarnya.
Ardianto: Guru Bukan Sekadar Mengajar, tapi Membentuk Karakter
Sementara itu, Ardianto menilai Konkerkab PGRI merupakan forum strategis untuk konsolidasi organisasi sekaligus wadah menyampaikan aspirasi dunia pendidikan. Ia berharap rekomendasi yang lahir dari forum tersebut bisa menjadi masukan konkret bagi eksekutif.
"Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan masa depan anak-anak kita. Dedikasi mereka patut dihargai dan didukung bersama," kata Ardianto.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas pendidikan dan sumber daya manusia yang dihasilkan. Karena itu, guru harus mendapatkan dukungan yang memadai agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
Bunda Guru hingga Pengurus PGRI Provinsi Hadir
Konferensi Kerja Kabupaten PGRI Barito Utara Tahun 2026 dihadiri Bunda Guru Kabupaten Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin, Ketua GOW, Ketua DWP, pengurus PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, serta kepala sekolah dan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Melalui forum tersebut, PGRI Barito Utara bersama pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing di Kabupaten Barito Utara.