Pencarian

Lebih dari 500 Orang Tewas Setiap Tahun di Tempat Parkir AS, Gangguan Konsentrasi Jadi Biang Keladi

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:32:31 WIB
Lebih dari 500 Orang Tewas Setiap Tahun di Tempat Parkir AS, Gangguan Konsentrasi Jadi Biang Keladi
Kecelakaan di tempat parkir AS menyebabkan lebih dari 500 kematian setiap tahun akibat gangguan konsentrasi.

KALIMANTAN TENGAH — Kecelakaan di tempat parkir dan area non-jalan raya lainnya di Amerika Serikat menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Laporan terbaru Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) yang dirilis pada 2024, dengan data hingga 2021, mencatat angka yang lebih mencengangkan: sekitar 3.990 orang tewas dan 64.838 lainnya luka-luka dalam insiden yang diklasifikasikan sebagai kecelakaan "di luar transportasi umum."

Ponsel dan Titik Buta: Kombinasi Mematikan

Survei Dewan Keselamatan Nasional AS (NSC) pada 2016 terhadap lebih dari 3.400 pengemudi mengungkap fakta mengejutkan. Sekitar 66 persen dari mereka mengaku masih menggunakan ponsel saat mengemudi di tempat parkir. Lebih dari separuhnya mengirim pesan teks atau bermain media sosial.

"49% peserta survei melaporkan telah mengambil foto atau video saat mengemudi, 50% menggunakan email, dan 63% berinteraksi dengan sistem navigasi," demikian bunyi laporan NSC. Meski data ini berusia hampir satu dekade, NSC menegaskan gangguan konsentrasi tetap menjadi masalah utama hingga kini.

Selain faktor manusia, desain mobil modern ikut berkontribusi. Pilar A, C, atau D yang lebih tebal untuk meningkatkan perlindungan benturan justru menciptakan titik buta (blind spot) yang membatasi pandangan pengemudi. Ironisnya, kehadiran sensor parkir, kamera 360 derajat, dan sistem penghindaran tabrakan kerap membuat pengemudi lengah karena merasa aman bergerak di kecepatan rendah.

Kepadatan dan Infrastruktur Buruk Memperparah Risiko

Kepadatan di tempat parkir juga menjadi faktor risiko besar. Banyak pengemudi yang terburu-buru mencari tempat kosong mengurangi kewaspadaan atau mengabaikan aturan memberi jalan. Risiko makin besar jika dikombinasikan dengan pejalan kaki yang kurang fokus, seperti remaja yang menatap layar ponsel mereka.

Kondisi fisik tempat parkir yang buruk memperparah situasi. "Tempat parkir yang kurang terawat, rambu-rambu yang tidak jelas, marka jalan yang pudar, atau penerangan yang tidak memadai juga dapat menyebabkan insiden yang tidak diinginkan," tulis laporan NHTSA. Faktor-faktor ini menciptakan lingkungan berkendara yang tidak terprediksi, terutama saat kendaraan mundur atau bermanuver di ruang sempit.

Rekomendasi Ahli: Antisipasi dan Sikap Beradab

Para ahli dari Dewan Keselamatan Nasional AS merekomendasikan pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan saat mundur, terutama di sekitar anak kecil, lansia, atau keluarga yang menggunakan kereta bayi. Prinsip penting lainnya adalah tidak memotong jalur, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga sikap beradab. "Perilaku mengemudi yang tidak memperhatikan orang lain bukanlah alasan untuk berperilaku dengan cara yang sama," demikian peringatan dari NSC.

Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks