Pencarian

Maling Sawit Merajalela di Kotawaringin Timur, Polres Kotim Bongkar 5 Kasus dan Amankan 5 Tersangka dalam Dua Pekan

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:02:16 WIB
Maling Sawit Merajalela di Kotawaringin Timur, Polres Kotim Bongkar 5 Kasus dan Amankan 5 Tersangka dalam Dua Pekan
Polres Kotawaringin Timur mengamankan lima tersangka pencurian TBS kelapa sawit dalam dua pekan terakhir.

SAMPIT — Aksi pencurian TBS kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan tren peningkatan. Dalam kurun waktu dua pekan, Satreskrim Polres Kotim berhasil mengungkap lima laporan kasus dan meringkus lima orang tersangka.

Para pelaku diduga memanfaatkan celah pengawasan di area perkebunan yang luas. Barang bukti berupa puluhan tandan buah sawit hasil curian turut diamankan polisi dari sejumlah lokasi berbeda.

Modus Pencurian dan Target Operasi

Kapolres Kotim melalui Kasat Reskrim menyebut para tersangka beraksi dengan modus memanen TBS di lahan perusahaan tanpa izin. Mereka biasanya masuk ke areal perkebunan pada malam hari atau saat petugas keamanan lengah.

Hasil curian itu kemudian dijual ke pengepul atau pabrik pengolahan kelapa sawit dengan harga di bawah pasaran. Praktik ini tidak hanya merugikan perusahaan secara materi, tetapi juga mengganggu rantai pasok produksi.

Langkah Polisi dan Ancaman Hukuman

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah yang selama ini menampung hasil curian. "Kami akan terus melakukan pengembangan untuk membongkar rantai kejahatan ini," ujar Kasat Reskrim Polres Kotim.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Siapa yang Paling Dirugikan Akibat Maraknya Pencurian Sawit?

Perusahaan perkebunan kelapa sawit menjadi pihak yang paling langsung merugi. Setiap kali terjadi pencurian, perusahaan kehilangan potensi pendapatan dari TBS yang seharusnya masuk ke pabrik.

Kerugian juga berdampak pada pekerja kebun yang sistem upahnya terkait produktivitas lahan. Ketika buah dicuri, pendapatan harian mereka bisa berkurang.

Apakah Pencurian Sawit Sudah Menjadi Tren di Kotim?

Data dari Polres Kotim menunjukkan tren ini meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Selain lima kasus yang terungkap, masih ada sejumlah laporan yang masih dalam proses penyelidikan.

Kombinasi harga CPO yang fluktuatif dan kebutuhan ekonomi mendorong sebagian oknum nekat mencuri. Polisi mengimbau perusahaan perkebunan untuk memperketat pengamanan di titik-titik rawan.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks