KUALA KAPUAS — PT Dwie Warna Karya (DWK), PT Susantri Permai (SP), dan PT Kapuas Maju Jaya (KMJ) tidak hanya menyiapkan personel, tetapi juga mengecek kesiapan sarana pemadaman. Bimtek yang dibagi dalam dua gelombang ini melibatkan sinergi dengan TNI-Polri, Manggala Agni, dan tim pemadam kebakaran perusahaan.
Dua Gelombang Pelatihan, Satu Tujuan: Cegah Api Sebelum Membesar
Gelombang pertama pelatihan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dengan 45 peserta. Gelombang kedua menyusul pada 4–6 Juni 2026 dengan jumlah peserta yang sama. Total 90 orang dari ketiga perusahaan mendapat materi mulai dari regulasi, strategi pencegahan, teknik pemadaman, hingga simulasi di lapangan.
“Bimtek ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personel dalam pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasionalnya,” kata Koordinator perwakilan pimpinan perusahaan, Jannes Manurung, di Kuala Kapuas, Sabtu.
Bukan Sekadar Rutinitas Tahunan
Menurut Jannes, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menghadapi potensi karhutla menjadi krusial menjelang musim kemarau. Pihaknya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud penguatan koordinasi lapangan, bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“Pengecekan sarana pemadaman hingga peningkatan kapasitas tim tanggap darurat bersama para pemangku kepentingan menjadi prioritas,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Regional Sustainability perusahaan, Sarfin Situmeang, menekankan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi syarat mutlak agar upaya pencegahan berjalan efektif.
“Perusahaan senantiasa berupaya melengkapi dan meningkatkan kesiapan peralatan pemadam kebakaran sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah,” ucap Sarfin.
Ia menambahkan, kesiapan sarana dan prasarana itu merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan perkebunan berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.
Langkah Konkret Sebelum Musim Kemarau Puncak
Dengan terselenggaranya Bimtek Karhutla 2026 ini, PT DWK, PT SP, dan PT KMJ menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pencegahan melalui peningkatan kapasitas SDM, penguatan sarana prasarana, serta sinergi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko kebakaran lahan yang kerap melanda wilayah Kapuas saat kemarau tiba.