KALIMANTAN TENGAH — Apresiasi dari FIFA menjadi kado istimewa di akhir musim bagi Maung Bandung. Surat resmi bernomor khusus dari markas FIFA di Zurich itu ditujukan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebagai bentuk pengakuan atas prestasi Persib di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Isi Surat: Pujian untuk Dedikasi dan Konsistensi
Dalam suratnya, Gianni Infantino menilai gelar juara yang diraih Persib merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi yang diperlihatkan sepanjang musim. FIFA juga menyampaikan selamat kepada seluruh elemen klub yang terlibat dalam keberhasilan tersebut.
Bagi Persib, surat ini bukan sekadar seremoni. Pengakuan dari lembaga sepak bola tertinggi di dunia menjadi bukti bahwa performa kompetitif tim asal Bandung itu mendapat perhatian hingga level internasional.
Perjalanan Panjang dan Dukungan Bobotoh
Kesuksesan menjuarai Super League 2025/2026 memperkuat catatan prestasi Persib dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah persaingan ketat, skuat Maung Bandung mampu mempertahankan mentalitas juara secara konsisten.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi banyak pihak. Mulai pemain, staf pelatih, manajemen, sponsor, hingga jutaan Bobotoh yang setia memberikan dukungan di setiap pertandingan.
Panggung Internasional dan Target ke Depan
Surat apresiasi FIFA menjadi simbol bahwa sepak bola mampu menyatukan banyak orang melalui semangat yang sama. Pencapaian Persib lahir dari proses panjang yang melibatkan kerja keras seluruh elemen klub, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Pengakuan internasional ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Persib untuk terus berkembang sebagai klub profesional. Trofi juara bukanlah akhir perjalanan. Prestasi ini menjadi fondasi untuk menatap target yang lebih tinggi, sekaligus membawa nama Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia semakin dikenal di kancah sepak bola dunia.