KALIMANTAN TENGAH — Langkah ini menyusul insiden yang menimpa kapal roro penumpang KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Kapal dilaporkan mengalami kemiringan (listing) hingga hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa.
General Manager Pelabuhan Banjarmasin, Ari Sudarono, menyatakan fasilitas tersebut disiapkan agar instansi terkait bisa berkoordinasi dan memenuhi kebutuhan operasional di lapangan.
"Kami membantu instansi terkait melalui penyediaan fasilitas posko pencarian yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung koordinasi dan kebutuhan operasional," ujar Ari di Banjarmasin, Minggu (13/9).
Fasilitas yang Disiapkan di Posko
Posko koordinasi di Pelabuhan Trisakti dilengkapi kursi, meja, televisi, kipas angin, papan informasi, serta perangkat dan instalasi komputer. Kelengkapan itu diarahkan untuk mempercepat alur informasi dan manajemen pencarian.
Selain posko, Pelindo menyiapkan ruangan pemeriksaan kesehatan khusus dengan velbed. Ruang ini dipakai untuk pemeriksaan medis awal bagi korban yang berhasil dievakuasi.
"Dukungan Pelindo difokuskan pada penyediaan fasilitas dan kebutuhan pendukung di area pelabuhan agar koordinasi antar-instansi dapat berjalan dengan baik," tambah Ari.
103 Penumpang Dievakuasi, 69 Korban Ditangani di Banjarmasin
Tim SAR gabungan sejauh ini berhasil mengevakuasi 103 penumpang KM Virgo Transport 8. Basarnas mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 milik Kantor SAR Surabaya untuk memperluas jangkauan pencarian di perairan Laut Jawa.
Di sisi hilir penanganan, RSUD Ulin Banjarmasin menyiagakan 13 dokter bedah dan tim forensik. Mereka disiapkan menangani 69 korban yang dievakuasi dari perairan Masalembo.
Keberadaan posko dan fasilitas kesehatan di Pelabuhan Trisakti diharapkan menjadi pusat dukungan logistik dan medis bagi instansi yang terlibat. Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan berharap seluruh rangkaian pencarian berjalan lancar dan segera membuahkan hasil maksimal.
Insiden KM Virgo Transport 8 menambah daftar panjang kecelakaan pelayaran penumpang di perairan Indonesia. Peran pelabuhan sebagai simpul logistik dan medis dalam operasi SAR menjadi ujian nyata bagi kesiapan operator BUMN kepelabuhanan di wilayah Kalimantan.