KUALA KAPUAS — Politisi Partai Golkar itu menegaskan kabut asap yang kini melanda bukan sekadar gangguan pandangan, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. Ia meminta masyarakat tidak menyepelekan kondisi udara yang memburuk meski gejala gangguan kesehatan belum dirasakan secara langsung.
“Kurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara kurang baik dan gunakan masker ketika harus beraktivitas di luar,” ujar Ardiansah di Kuala Kapuas, Rabu.
Laporkan Titik Api Sebelum Meluas
Selain menjaga kesehatan, Ardiansah mengajak warga berperan aktif memantau lingkungan masing-masing. Ia meminta setiap temuan titik api atau kebakaran lahan segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar bisa ditangani cepat.
Semakin lama api dibiarkan menyala, semakin sulit dikendalikan. Kondisi tanah dan vegetasi yang kering membuat api menjalar lebih cepat, sehingga respons cepat dari masyarakat menjadi kunci utama mencegah bencana yang lebih besar.
Larangan Membakar Lahan Saat Kemarau
Imbauan tegas juga disampaikan kepada warga yang hendak membuka atau membersihkan lahan. Ardiansah meminta praktik pembakaran dihentikan total, terutama di tengah cuaca panas dan kering seperti saat ini.
“Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi sekarang sangat kering, sehingga api mudah menjalar dan sulit dikendalikan. Jangan sampai niat membuka lahan justru menyebabkan kebakaran yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Wakil rakyat yang kembali terpilih dari Daerah Pemilihan Kapuas III ini menyebut penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat. Keberhasilan menekan luas kebakaran sangat bergantung pada kepedulian kolektif warga dalam menjaga lingkungan.
Peran Aktif Warga Kunci Tekan Karhutla
Kesadaran bersama untuk tidak memicu api serta sigap melaporkan ketika muncul potensi kebakaran dinilai menjadi langkah paling efektif menjaga kualitas udara tetap layak huni. Dengan begitu, masyarakat Kapuas dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan berarti.
“Dengan adanya kesadaran bersama, saya berharap kasus karhutla dapat ditekan sehingga kualitas udara tetap terjaga dan masyarakat Kapuas dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” demikian Ardiansah.