PALANGKA RAYA — Kabel-kabel provider yang semrawut dan melintang rendah di atas jalan mulai dibenahi Pemkot Palangka Raya. Wali Kota Fairid Naparin meninjau langsung proses penataan di kawasan Jalan G Obos, Kamis.
Fairid menegaskan bahwa kondisi kabel yang tidak tertata bukan hanya mengganggu pemandangan, tapi juga berisiko membahayakan pengendara.
"Penataan kabel ini adalah langkah prioritas kami demi menjamin keselamatan warga sekaligus memperbaiki estetika tata kota," ujar Fairid Naparin yang kini menjabat periode kedua.
Risiko Kabel Putus Saat Cuaca Ekstrem
Menurut Fairid, kabel yang dibiarkan bergelantungan sangat rentan saat hujan lebat dan angin kencang. Kabel bisa putus atau jatuh ke badan jalan, mengancam pengendara khususnya kendaraan bertinggi.
"Keberadaan kabel yang tidak tertata selain mengurangi kualitas visual kawasan perkotaan juga berisiko menimbulkan gangguan keselamatan," jelasnya.
Rapat Koordinasi dengan Provider Sebelum Penertiban
Sebelum turun ke lapangan, Wali Kota menggelar rapat bersama Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, organisasi perangkat daerah terkait, dan sejumlah penyedia layanan telekomunikasi. Dalam rapat itu, pemkot meminta komitmen seluruh provider untuk berkolaborasi dalam penataan, pemeliharaan, dan pengawasan jaringan kabel.
Fairid menilai estetika kota menjadi aspek penting dalam pembangunan perkotaan. Kota yang rapi mencerminkan kualitas tata kelola daerah dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu yang berkunjung.
"Kota yang rapi dan tertata akan memberikan kesan positif. Karena itu, kabel-kabel yang semrawut harus dibenahi agar ruang kota menjadi lebih nyaman dipandang dan aman bagi masyarakat," ujarnya.
Penataan Bertahap Menuju Ibu Kota Provinsi yang Modern
Pemkot Palangka Raya berharap penataan jaringan utilitas ini bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Targetnya, wajah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini bisa lebih modern, tertib, dan ramah bagi semua.