Pencarian

Marak Serangan Ransomware dan Peretasan Data, Pemkot Palangka Raya Bekali Aparatur Jadi Tim Tanggap Insiden Siber

Jumat, 12 Juni 2026 • 17:37:01 WIB
Marak Serangan Ransomware dan Peretasan Data, Pemkot Palangka Raya Bekali Aparatur Jadi Tim Tanggap Insiden Siber
Wali Kota Palangka Raya dukung pembekalan teknis tanggap insiden siber bagi aparatur pemerintah.

PALANGKA RAYA — Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, secara langsung mendukung penuh pembekalan teknis bagi aparatur yang digelar selama dua hari. Kegiatan ini dirancang untuk mengubah pola pikir pegawai dari sekadar pengguna teknologi menjadi garda terdepan pertahanan siber.

Bukan Sekadar Teori, Aparatur Dibekali Simulasi Tangani Ransomware

Dalam sosialisasi dan bimbingan teknis yang digelar Selasa (9/6) itu, para peserta tidak hanya mendapat materi pengenalan Tim Tanggap Insiden Siber. Mereka juga dibekali kemampuan teknis mulai dari deteksi dini, analisis serangan, hingga simulasi penanganan ransomware secara menyeluruh—dari tahap persiapan, penanggulangan, pemulihan, hingga evaluasi.

"Ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan siber di lingkungan pemerintah daerah," ujar Fairid Naparin.

Mengapa Keamanan Digital Jadi Prioritas Sekarang?

Fairid menegaskan bahwa ancaman siber bukan lagi isu yang bisa ditangani oleh satu perangkat daerah saja. Fenomena peretasan data dan serangan ransomware dalam beberapa tahun terakhir menjadi alarm keras bagi seluruh instansi untuk berbenah.

"Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing guna mendukung terciptanya sistem pemerintahan yang aman, tangguh dan terpercaya," tegasnya.

Tantangan Besar: Mengubah Budaya Kerja Aparatur

Transformasi digital di Palangka Raya selama ini berfokus pada kemudahan akses masyarakat terhadap layanan publik. Namun, kecepatan adopsi teknologi tidak diimbangi dengan kesadaran keamanan di level pengguna. Sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk menutup celah tersebut.

Fairid berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam menciptakan sistem pemerintahan yang aman dari serangan siber.

Bagikan
Sumber: kaltengonline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks