Pencarian

Ribuan Gerai Indomaret di Kalimantan Tengah Tutup Saat Libur Nasional, Ratusan Karyawan Tak Terima Upah Lembur

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:04:56 WIB
Ribuan Gerai Indomaret di Kalimantan Tengah Tutup Saat Libur Nasional, Ratusan Karyawan Tak Terima Upah Lembur
Ribuan gerai Indomaret di Kalimantan Tengah tutup selama libur nasional, berdampak pada karyawan.

PALANGKA RAYA — Ribuan gerai Indomaret di Kalimantan Tengah dilaporkan tutup total selama libur nasional, mulai dari Palangka Raya hingga Kotawaringin Timur. Kebijakan ini memicu keresahan di kalangan pekerja karena mereka tidak menerima upah lembur yang dijanjikan.

Seorang karyawan di gerai Indomaret Palangka Raya yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa. "Kami libur, tapi tidak dibayar lembur. Padahal sebelumnya dikatakan akan ada kompensasi," ujarnya kepada wartawan, Senin (17/3).

Apa Dampak Penutupan Gerai Indomaret bagi Karyawan?

Penutupan massal ini berdampak langsung pada pendapatan harian karyawan. Seorang pekerja di Gerai Indomaret Jalan Diponegoro, Palangka Raya, mengatakan ia kehilangan potensi upah lembur hingga Rp 300 ribu selama dua hari libur.

"Kami biasanya dapat lembur kalau jaga saat libur. Sekarang malah tutup semua, tidak ada pemasukan tambahan," kata seorang karyawan lainnya di Kotawaringin Timur.

Mengapa Indomaret Tutup saat Libur Nasional?

Kebijakan penutupan ini diduga terkait dengan efisiensi operasional. Manajemen Indomaret disebut memilih menutup gerai daripada membayar upah lembur yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Indomarco Prismatama selaku pengelola Indomaret. Beberapa karyawan mengaku hanya mendapat pemberitahuan mendadak melalui grup WhatsApp tanpa penjelasan detail.

Siapa yang Paling Terdampak?

Karyawan harian lepas dan pekerja kontrak di gerai-gerai kecil di daerah menjadi yang paling dirugikan. Mereka mengandalkan upah lembur untuk menutup kebutuhan sehari-hari, terutama saat biaya hidup meningkat selama libur nasional.

"Kalau manajer mungkin tidak masalah, tapi kami yang kerja harian benar-benar merasakan dampaknya," ujar seorang pekerja di Gerai Indomaret Sampit.

Apakah Penutupan Ini Berlangsung Setiap Libur Nasional?

Belum ada kepastian. Sejumlah karyawan menyebutkan bahwa penutupan massal terjadi baru-baru ini, tidak pada libur nasional sebelumnya. Mereka menduga kebijakan ini bersifat mendadak dan tanpa koordinasi dengan pekerja.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran upah lembur ini. Namun, sejumlah serikat pekerja setempat berencana melaporkan temuan ini ke Dinas Tenaga Kerja setempat dalam waktu dekat.

Apakah Ada Potensi Sanksi bagi Indomaret?

Jika terbukti melanggar aturan upah lembur, Indomaret bisa dikenakan sanksi administratif hingga denda sesuai Undang-Undang Cipta Kerja. Pemerintah daerah dapat memanggil manajemen untuk klarifikasi dan mediasi dengan pekerja.

Sejauh ini, belum ada langkah hukum yang ditempuh. Namun, tekanan dari karyawan dan serikat pekerja diperkirakan akan meningkat dalam pekan mendatang.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks