Pencarian

Swalayan KPD Cabang RTA Milono Km 6,5 Palangka Raya Dibuka, Manggatang Utus dari 'Tukang' Kini Jadi Arsitek Masa Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:13:01 WIB
Swalayan KPD Cabang RTA Milono Km 6,5 Palangka Raya Dibuka, Manggatang Utus dari 'Tukang' Kini Jadi Arsitek Masa Depan
Swalayan KPD Cabang RTA Milono Km 6,5 Palangka Raya resmi dibuka dan mulai beroperasi.

PALANGKA RAYA — Sebuah toko swalayan baru di pinggiran kota ini menyimpan cerita transformasi yang tidak biasa. Swalayan KPD cabang RTA Milono Km 6,5 yang diresmikan akhir Mei lalu, dirancang dan dibangun oleh Manggatang Utus, seorang pria yang 15 tahun lalu memulai hidupnya sebagai tukang bangunan di proyek-proyek kecil di Kalimantan Tengah.

Manggatang, sapaan akrabnya, kini menjadi arsitek yang menangani proyek komersial. Peresmian KPD Cabang RTA Milono pada 26 Mei 2026 menjadi bukti nyata dari perjalanan karirnya yang panjang.

Dari Palu dan Paku ke Cetak Biru

Manggatang mengawali karirnya sebagai tukang bangunan tanpa latar belakang pendidikan formal arsitektur. Ia belajar langsung di lapangan, mengamati gambar kerja, dan perlahan memahami struktur bangunan.

“Saya dulu hanya bisa baca meteran dan campur semen. Sekarang saya yang membuat gambar kerja untuk toko seluas ini,” ujar Manggatang saat ditemui di lokasi peresmian.

Swalayan KPD: Lebih dari Sekadar Toko Baru

Pembukaan cabang baru ini menambah jaringan ritel KPD di Palangka Raya. Namun bagi Manggatang, proyek ini memiliki arti khusus. Ia tidak hanya mengawasi, tetapi juga merancang tata letak ruang, sirkulasi udara, hingga sistem pencahayaan yang efisien.

“Ini proyek pertama saya sebagai arsitek utama. Sebelumnya saya hanya jadi pelaksana lapangan,” tambahnya.

Apa Dampak Kisah Ini bagi Warga Palangka Raya?

Kisah Manggatang menjadi inspirasi bagi pekerja informal di Kalimantan Tengah. Ia membuktikan bahwa keterampilan lapangan bisa menjadi modal untuk naik kelas ke level profesional tanpa harus melalui jalur pendidikan formal yang mahal.

“Saya harap anak-anak muda di kampung tidak malu jadi tukang. Asal mau belajar, semua bisa berubah,” pesan Manggatang.

Siapa yang Paling Terdampak?

Komunitas pekerja bangunan dan calon arsitek muda di Palangka Raya menjadi pihak yang paling terpengaruh. Kisah Manggatang menunjukkan bahwa sertifikat bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan di dunia konstruksi.

Swalayan KPD Cabang RTA Milono Km 6,5 kini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Bangunan dua lantai itu melayani kebutuhan pokok warga di kawasan pemukiman padat Km 6 hingga Km 8.

Kapan Manggatang Mulai Merancang Bangunan?

Perjalanan Manggatang dari tukang menjadi arsitek berlangsung selama 15 tahun. Ia mulai merancang bangunan sendiri sejak tiga tahun lalu, setelah mengikuti kursus singkat desain arsitektur di Banjarmasin.

“Ilmu dari kursus itu saya gabung dengan pengalaman 12 tahun di lapangan. Hasilnya, saya bisa baca gambar dan membuatnya sendiri,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks