Pencarian

Raja Dayak Tomun Lamandau Endus Upaya Adu Domba di Medsos, Warga Diminta Waspada Akun Palsu

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:04:08 WIB
Raja Dayak Tomun Lamandau Endus Upaya Adu Domba di Medsos, Warga Diminta Waspada Akun Palsu
Raja Dayak Tomun Lamandau mengimbau warga waspada terhadap akun media sosial palsu yang mengatasnamakan lembaga adat.

LAMANDAU — Dr. Marukan, Raja Majelis Dayak Tomun (MDT) Kabupaten Lamandau, mengendus adanya upaya adu domba yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui media sosial. Ia secara khusus mengimbau seluruh warga Dayak Tomun agar tidak mudah terprovokasi oleh akun-akun yang mencatut nama besar lembaga adat tersebut.

Apa Isi Imbauan Raja MDT?

Dalam pernyataannya, Dr. Marukan menegaskan bahwa akun-akun medsos yang mengatasnamakan Dayak Tomun saat ini belum tentu merupakan kanal resmi lembaga adat. Ia meminta masyarakat untuk selalu melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi dari akun-akun tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat mewaspadai akun medsos yang mengatasnamakan Dayak Tomun,” ujar Dr. Marukan dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak ingin konflik horizontal terjadi hanya karena informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Mengapa Imbauan Ini Penting bagi Warga?

Imbauan ini menjadi krusial mengingat pengaruh besar media sosial dalam membentuk opini publik di Kalimantan Tengah. Tanpa filter yang tepat, konten provokatif berpotensi merusak hubungan kekeluargaan yang sudah lama terjalin di antara komunitas adat Dayak Tomun.

Dr. Marukan juga menekankan bahwa lembaga adat memiliki mekanisme komunikasi resmi. Segala informasi penting terkait kebijakan adat atau kegiatan masyarakat akan disampaikan melalui jalur yang sudah ditetapkan, bukan melalui akun medsos anonim.

Siapa yang Bertanggung Jawab atas Akun Palsu Ini?

Hingga saat ini, pihak MDT belum mengidentifikasi secara pasti siapa dalang di balik pembuatan akun-akun tersebut. Namun, Raja MDT memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan dan tidak segan mengambil langkah hukum jika ditemukan unsur pidana.

“Kami tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan nama besar Dayak Tomun untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang justru merugikan masyarakat,” tegas Dr. Marukan.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Jika Menemukan Akun Mencurigakan?

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan temuan akun mencurigakan kepada pengurus MDT di tingkat desa atau kecamatan. Langkah ini dinilai lebih efektif dibandingkan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya di grup WhatsApp atau platform media sosial lainnya.

Langkah preventif ini diharapkan mampu meredam potensi gesekan sosial yang kerap dipicu oleh miskomunikasi di dunia maya. Di era digital, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama menjaga kerukunan di Kabupaten Lamandau.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks