Pencarian

Zelensky Ancam Serang Kilang Minyak Rusia Lagi, Minta Rudal Patriot AS

Kamis, 15 Oktober 2026 • 14:59:01 WIB
Zelensky Ancam Serang Kilang Minyak Rusia Lagi, Minta Rudal Patriot AS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan pembatasan serangan terhadap kilang minyak Rusia telah berakhir.

KALIMANTAN TENGAH — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan pembatasan serangan terhadap kilang minyak Rusia resmi berakhir setelah jeda tiga hari atas permintaan Amerika Serikat. Keputusan itu berpotensi mengguncang kesepakatan gencatan senjata energi yang digagas Presiden AS Donald Trump di tengah perang Rusia-Ukraina.

Kyiv, Ukraina — Pernyataan Zelensky disampaikan dalam wawancara dengan Financial Times. Ia menegaskan Ukraina tidak lagi terikat pada penghentian sementara serangan terhadap fasilitas pengolahan minyak Rusia yang sebelumnya disepakati untuk memenuhi permintaan Washington.

Jeda Tiga Hari yang Berakhir Buntu

Ukraina menghentikan serangan ke fasilitas energi Rusia selama tiga hari sebagai bentuk kompromi diplomatik. Namun menurut Zelensky, Rusia tidak mengikuti langkah serupa dan justru terus menghantam infrastruktur energi Ukraina.

Serangan Rusia selama sepekan terakhir disebut menewaskan lebih dari 100 warga sipil. Angka itu menjadi dasar bagi Kyiv untuk menilai jeda tersebut tidak lagi efektif menekan Moskow.

Kekecewaan Kyiv terhadap Washington

Zelensky mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Amerika Serikat selama masa penghentian serangan. Ia menyebut Ukraina tidak menerima peringatan dini soal serangan rudal balistik Rusia, meskipun telah menahan diri dari menyerang kilang minyak.

Ia juga menyoroti pembatasan operasional terminal Starlink yang digunakan untuk mendukung komunikasi Ukraina. Zelensky menolak anggapan bahwa gangguan tersebut murni akibat masalah teknis.

"Itu bukan masalah teknis, melainkan kemauan," ujar Zelensky.

Zelensky membenarkan bahwa pejabat Amerika Serikat sebelumnya memperingatkan Ukraina soal kemungkinan penghentian berbagi informasi intelijen jika Kyiv tidak menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Peringatan itu memperlihatkan meningkatnya ketegangan antara Kyiv dan Washington di tengah upaya meredakan konflik energi kedua negara.

Ukraina Bersedia Menahan Serangan dengan Syarat

Di balik ancaman melanjutkan serangan, Zelensky memberi sinyal bahwa Ukraina masih terbuka menahan diri. Syaratnya, Washington menambah pasokan rudal untuk sistem pertahanan udara Patriot.

Zelensky menyatakan bersedia menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia, sekalipun Moskow tetap menyerang fasilitas energi Ukraina, asalkan Amerika Serikat memberikan tambahan rudal Patriot.

Pernyataan itu menempatkan pasokan rudal Patriot sebagai kartu tawar utama Kyiv dalam negosiasi dengan Washington, sekaligus menegaskan bahwa jeda serangan energi bukan keputusan final. Bagi pasar minyak global, sinyal ini menjaga risiko gangguan pasokan dari kilang-kilang Rusia tetap terbuka selama perang belum menemukan titik henti.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks