KALIMANTAN TENGAH — PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menjalankan Program PNM Lansiapreneur di Panti Werdha Muslim Rumah Oma, Depok, Jawa Barat, lewat kegiatan budidaya ayam petelur dan ikan nila. Program ini memberi penghuni panti ruang untuk tetap produktif sesuai kemampuan, dari pemeliharaan hingga menikmati hasil panen bersama.
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Kindaris mengatakan pemberdayaan lansia tidak cukup berhenti pada penyediaan bantuan fasilitas. Menurut dia, penghuni panti juga perlu mendapat kesempatan mengembangkan potensi dan menjalani hari dengan lebih bermakna.
Kindaris menegaskan program ini dirancang sebagai ruang berkarya, bukan sekadar bantuan sarana. "Melalui Program PNM Lansiapreneur, kami ingin para oma dan opa memiliki kesempatan untuk tetap aktif, melakukan hal-hal yang mereka sukai, serta merasakan manfaat dari apa yang mereka kerjakan. Karena usia bukanlah batas untuk tetap produktif dan berdaya," ujarnya.
Budidaya Ayam Petelur dan Ikan Nila Jadi Aktivitas Harian
Kegiatan di Rumah Oma berpusat pada dua komoditas: ayam petelur dan ikan nila. Penghuni panti terlibat langsung dalam proses pemeliharaan, mulai dari memberi pakan hingga memanen hasilnya untuk dinikmati bersama.
Oma Wati, salah satu penghuni, mengaku senang bisa ikut merawat ternak dan ikan. "Senang rasanya bisa ikut memberi makan ayam, lalu mengambil telurnya untuk dimasak sehari-hari. Kadang dibuat telur ceplok atau dadar. Ikannya juga kami panen, lalu digoreng. Rasanya gurih. Kami senang karena bisa ikut merawat dan menikmati hasilnya bersama-sama," tuturnya.
Pengalaman serupa dirasakan Opa Yusri. Baginya, budidaya ikan nila menambah pengetahuan sekaligus membuat keseharian lebih beragam. "Dari kegiatan ini, kami jadi belajar, ikan bukan hanya diberi makan, tetapi juga perlu dirawat dan diperhatikan pertumbuhannya sampai siap dipanen. Terima kasih kepada PNM karena sudah memberi kami kesempatan untuk mencoba hal baru seperti ini," ujar Opa Yusri.
PNM Fish Care Bantu Pantau Pertumbuhan Ikan
Untuk menjaga keberlanjutan program, PNM menyediakan sarana budidaya, perlengkapan pendukung, pendampingan, hingga pasokan pakan agar pemeliharaan terus berjalan. Pengelolaan budidaya ikan nila juga memanfaatkan aplikasi digital PNM Fish Care.
Aplikasi itu membantu pengelola memantau pertumbuhan dan tingkat kematian ikan, sehingga kondisi budidaya terukur lebih rapi. Pemanfaatan teknologi ini diarahkan agar pengelolaan berjalan lebih efektif dan mandiri.
Hasil Panen Diserap Off-Taker untuk Biaya Operasional Panti
Ke depan, hasil panen ikan nila direncanakan diserap off-taker atau pihak yang menampung produksi. Keuntungan penjualan akan dipakai membantu memenuhi biaya operasional panti.
Skema itu membuat budidaya tidak berhenti sebagai kegiatan mengisi waktu. Penghuni tetap aktif dan produktif, sementara Rumah Oma berpotensi memperoleh sumber pemasukan pendukung kemandirian dalam jangka panjang.
Program PNM Lansiapreneur merupakan bagian dari upaya PNM menghadirkan pemberdayaan di berbagai fase kehidupan. Bentuk dukungan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat, dengan tujuan membuka kesempatan bagi mereka untuk terus berkembang.
Di Rumah Oma, pemberdayaan hadir lewat aktivitas yang dekat dengan keseharian lansia: memberi makan ayam, merawat ikan, hingga menikmati hidangan dari hasil panen sendiri. Setiap kegiatan menjadi kesempatan untuk belajar, berkegiatan, dan mempererat kebersamaan antarpenghuni.