PALANGKA RAYA — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui Pos Koordinasi Muhammadiyah Kalimantan Tengah memperluas jangkauan penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan. Perluasan layanan dilakukan seiring eskalasi karhutla yang masih cukup mengkhawatirkan di provinsi tersebut.
Koordinator Poskor Muhammadiyah Kalteng, Inayati Muharini, menyampaikan laporan capaian operasi kemanusiaan di Palangka Raya, Selasa, 20 Oktober 2026. Menurutnya, layanan darurat menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Sebanyak 4.686 Titik Panas Terdeteksi hingga Pertengahan Oktober
Merujuk data BMKG dan BPBPK per pertengahan Oktober 2026, terdeteksi 4.686 titik panas dengan 88 kejadian kebakaran aktif. Kondisi itu memicu pekatnya kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
“Selain itu, kegiatan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla tercatat menjangkau 272 penerima manfaat. Muhammadiyah juga menyalurkan oksigen kepada 379 penerima manfaat dan memberikan layanan nebulizer kepada 10 penerima manfaat,” ujar Inayati Muharini.
Air Bersih untuk 453.502 Jiwa Jadi Layanan Terbesar
Distribusi air bersih mendominasi capaian layanan kemanusiaan Poskor Muhammadiyah Kalteng dengan 453.502 jiwa penerima. Bantuan masker medis diberikan kepada 115.669 warga, disusul bantuan nutrisi bagi 18.776 penerima.
MDMC juga mengoperasikan Rumah Singgah Oksigen gratis bagi 930 warga terdampak gangguan pernapasan. Layanan itu menjadi penopang bagi pasien yang membutuhkan suplai oksigen di tengah kabut asap.
179 Personel Diterjunkan di 10 Kabupaten dan Kota
Guna menopang operasional lapangan, MDMC menerjunkan 179 personel gabungan. Personel tersebar di Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Katingan, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Kapuas, Murung Raya, Barito Selatan, Barito Utara, dan Lamandau.
Selain fokus pemadaman dan pemenuhan layanan medis dasar, MDMC Kalteng menyalurkan edukasi pencegahan karhutla. Penggalangan bantuan logistik juga berjalan, mencakup masker N95, tabung oksigen, dan alat pelindung diri untuk petugas pemadam kebakaran.