KALIMANTAN TENGAH — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyetujui pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama dalam RUPSLB Rabu (14/10/2026). Rapat yang sama juga memutuskan pembatalan 32 miliar lembar saham tresuri atau setara 2,7% saham beredar perseroan.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar perseroan dengan dua mata acara. Selain perubahan susunan pengurus, pemegang saham menyetujui penghapusan saham tresuri yang selama ini disimpan perseroan.
Direktur Utama Grup GOTO, Hans Patuwo, menyatakan pihaknya akan memastikan ekosistem perusahaan tumbuh berkelanjutan dengan mendukung penghasilan mitra pengemudi, pengembangan usaha merchant, dan layanan yang diandalkan konsumen.
"Prioritas ini menjadi panduan kami dalam menjalankan bisnis dan mengambil keputusan investasi agar GoTo bisa terus tumbuh dalam jangka panjang. Saya berterima kasih kepada Catherine atas dedikasi dan kontribusinya selama ini dalam memperkuat posisi GoTo, dan saya berharap yang terbaik untuk perjalanan Catherine selanjutnya," terang Hans dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/10/2026).
Pembatalan Saham Tresuri Dinilai Untung untuk Pemegang Saham
Komisaris Utama GOTO, Agus Martowardojo, menjelaskan persetujuan pembatalan saham tresuri akan memberikan manfaat bagi para pemegang saham. Manfaat itu datang melalui peningkatan porsi kepemilikan secara proporsional dan memperbesar partisipasi investor terhadap pertumbuhan perseroan ke depan.
"Ke depan, Dewan Komisaris akan terus bekerja erat dengan Direksi untuk memastikan setiap keputusan strategis GoTo dijalankan dengan tata kelola yang baik, alokasi modal yang disiplin, dengan senantiasa mengedepankan kepentingan jangka panjang Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan," jelasnya.
Pembatalan 32 miliar lembar saham tresuri setara 2,7% dari total saham beredar GOTO. Aksi korporasi ini efektif mengurangi jumlah saham yang beredar di pasar sehingga rasio laba per saham (EPS) berpotensi naik tanpa perlu tambahan laba bersih.
Susunan Dewan Komisaris GOTO Usai RUPSLB
- Komisaris Utama: Agus D. W. Martowardojo
- Komisaris Independen: John A. Prasetio
- Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe
- Komisaris Independen: Marjorie Tiu Lao
- Komisaris: Wishnutama Kusubandio
- Komisaris: Andre Soelistyo
- Komisaris: Santoso Kartono
Susunan Direksi GOTO Periode Berjalan
- Direktur Utama: Hans Patuwo
- Direktur: Simon Tak Leung Ho
- Direktur: Monica Lynn Mulyanto
- Direktur: R.A. Koesoemohadiani
- Direktur: Wuzhen (William) Xiong
- Direktur: Sudhanshu Raheja
Kursi Wakil Direktur Utama yang sebelumnya dipegang Catherine tidak lagi tercantum dalam susunan direksi hasil RUPSLB. Posisi itu hilang dari struktur, sementara jumlah direktur tetap enam orang.
Bagi investor, dua keputusan ini menyentuh dua hal sekaligus: tata kelola di level manajemen puncak dan struktur modal perseroan. Pembatalan saham tresuri umumnya dipandang positif karena menandakan perseroan tidak berencana melepas kembali saham tersebut ke pasar dalam waktu dekat.
GOTO sendiri masih berstatus emiten teknologi dengan kapitalisasi pasar besar di Bursa Efek Indonesia. Pergerakan sahamnya kerap menjadi acuan sentimen sektor teknologi lokal, terutama saat ada perubahan susunan pengurus atau aksi korporasi berskala signifikan.