Pencarian

Wakil Bupati Kapuas Pimpin Upacara HUT ke-69 Kalteng, Dorong Warga Mandiri Pangan Lewat Pekarangan dan Lahan Tidur

Sabtu, 23 Mei 2026 • 12:13:16 WIB
Wakil Bupati Kapuas Pimpin Upacara HUT ke-69 Kalteng, Dorong Warga Mandiri Pangan Lewat Pekarangan dan Lahan Tidur
Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnor, memimpin upacara HUT ke-69 Kalteng dengan pesan kemandirian pangan.

KUALA KAPUAS — Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas tahun ini tidak hanya dimeriahkan dengan upacara seremonial. Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnor, yang memimpin langsung jalannya upacara, justru menyelipkan pesan strategis yang menyentuh kebutuhan dasar warga: pangan.

Mengapa Ketahanan Pangan Mandiri Jadi Prioritas?

Dalam amanatnya, Nafiah Ibnor menekankan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah fluktuasi harga dan ketidakpastian pasokan. Ia mendorong warga untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia.

"Manfaatkan pekarangan, lahan tidur, dan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga," ujar Nafiah Ibnor dalam sambutannya, dikutip dari rilis KIP Kapuas.

Langkah Konkret yang Bisa Dilakukan Warga

Wabup tidak hanya berbicara di level wacana. Ia meminta perangkat desa dan kelurahan untuk menggerakkan warganya agar kembali membudidayakan tanaman produktif. Beberapa hal yang ditekankan meliputi:

  • Optimalisasi lahan pekarangan untuk tanaman sayur dan buah.
  • Pemanfaatan lahan tidur atau tanah kosong untuk tanaman pangan lokal seperti singkong dan ubi.
  • Penguatan peran kelompok tani dan PKK dalam program dapur hidup.

Menurutnya, langkah kecil ini jika dilakukan secara kolektif akan berdampak besar pada pengeluaran rumah tangga dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

Apa Hubungannya dengan HUT ke-69 Kalteng?

Peringatan hari jadi provinsi, lanjut Nafiah, harus dijadikan momentum refleksi. Ia mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari ketahanan pangan warganya. Dengan populasi yang tersebar di wilayah sungai dan pedalaman, Kapuas dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan mandiri.

"Semangat HUT ini harus kita terjemahkan dalam aksi nyata di lingkungan masing-masing," tegasnya.

Apakah Program Ini Baru atau Ada Tindak Lanjut?

Dorongan untuk mandiri pangan sebenarnya bukan hal baru di Kapuas. Namun, yang membedakan kali ini adalah penekanan pada peran aktif masyarakat secara individu, bukan hanya mengandalkan program pemerintah. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai insentif atau bantuan bibit yang akan digelontorkan, namun Wabup memastikan pihaknya akan terus mendorong pendampingan dari dinas terkait.

Bagikan
Sumber: kip.kapuaskab.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks