PALANGKA RAYA — Proyek pembangunan Gedung Pelayanan Terpadu RS Bhayangkara Palangka Raya resmi dimulai, Senin (25/5/2026). Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan dengan pengawalan ketat personel Polresta Palangka Raya.
Fasilitas Apa Saja yang Akan Dibangun di Gedung Baru?
Gedung setinggi empat lantai ini dirancang untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang selama ini terbatas. Sejumlah fasilitas penunjang modern akan dihadirkan, meliputi:
- Layanan hemodialisis atau cuci darah
- Intensive Care Unit (ICU)
- Ruang rawat inap standar
- Ruang rawat inap kelas VIP
Dengan tambahan fasilitas ini, kapasitas pelayanan medis RS Bhayangkara diharapkan bisa melonjak signifikan. Pasien dan keluarga pun disebut akan mendapat kenyamanan lebih saat menjalani perawatan.
Polisi Kawal Proyek Demi Keamanan dan Ketertiban
Pengamanan ketat dilakukan bukan tanpa alasan. Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto yang mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi menyatakan, personel dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama rangkaian acara berlangsung.
“Pengamanan dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Iyudi.
Personel kepolisian juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi proyek hingga acara selesai. Langkah ini menjadi bentuk dukungan institusi Polri terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah hukum mereka.
Kapan Gedung Pelayanan Terpadu Ini Beroperasi?
Bahan yang dihimpun belum menyebutkan target waktu penyelesaian proyek secara pasti. Namun, dengan dimulainya tahap groundbreaking, proses konstruksi dipastikan segera berjalan. Masyarakat Palangka Raya pun menanti realisasi gedung anyar ini bisa memperkuat layanan kesehatan yang ada saat ini.
Apa Dampak Pembangunan Ini bagi Warga Palangka Raya?
Kehadiran gedung baru ini diyakini bakal memangkas antrean panjang pasien yang selama ini kerap terjadi di RS Bhayangkara. Dengan adanya ruang rawat inap tambahan dan layanan khusus seperti ICU serta hemodialisis, warga tak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain di luar kota untuk mendapatkan penanganan serupa.