PALANGKA RAYA — Lima dosen dari berbagai fakultas di Universitas Palangka Raya (UPR) telah memastikan diri sebagai bakal calon rektor untuk periode 2026-2030. Pendaftaran resmi ditutup pada Selasa (26/5/2026) pukul 23.59 WIB tanpa perpanjangan waktu.
Lima Nama yang Sudah Mendaftar
Ketua Panitia Pilrek UPR, Joni Bungai, mengonfirmasi bahwa hingga Senin malam, lima orang telah menyerahkan berkas pencalonan. Mereka adalah:
- Deddy Nan Setya Putra Tanggara – Fakultas Teknik
- Bhayu Rhama – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Uras Tantulo – Fakultas Pertanian
- Thea Farina Embang – Fakultas Hukum
- Natalina Asi – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Selain kelima nama tersebut, panitia juga menerima konfirmasi dari dua orang lainnya yang dijadwalkan mendaftar pada hari terakhir. “Besok jam 9 dan jam 10 sudah terjadwal,” ujar Joni saat dihubungi, Senin malam.
Panitia Siaga hingga Tengah Malam
Joni memastikan layanan pendaftaran tetap buka di luar jam kerja biasa. “Kita standby dari pagi, siang hingga malam. Karena besok terakhir, kita tunggu sampai pukul 23.59 WIB,” jelasnya.
Ia menegaskan tidak ada perpanjangan masa pendaftaran setelah batas waktu yang ditentukan. “Kalau sudah lewat, tidak ada perpanjangan lagi. Mengubah jadwal harus melalui rapat senat,” katanya.
Pendaftar Tak Bisa Mundur
Para bakal calon yang telah mendaftar tidak diperkenankan mengundurkan diri. Joni menjelaskan bahwa setiap pendaftar telah menandatangani surat pernyataan yang mengikat. “Sudah ada surat pernyataan, tidak boleh mengundurkan diri. Jadi yang sudah daftar tidak bisa mundur,” tegasnya.
Langkah Selanjutnya: Verifikasi Senat
Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan menggelar rapat senat untuk melakukan verifikasi administrasi. Proses ini akan menetapkan nama-nama yang lolos sebagai calon rektor. “Yang mendaftar ini masih bakal calon rektor. Setelah selesai pendaftaran, ada rapat senat untuk penetapan siapa saja yang lolos secara berkas menjadi calon rektor,” pungkas Joni.