KALIMANTAN TENGAH — Xiaomi Pad 6 menjadi pilihan paling ekonomis di segmen tablet Android berpenyimpanan internal 256GB dengan memori UFS 3.1, dipadukan chipset Snapdragon seri 8. Di kelas premium, Samsung Galaxy Tab S9 Series menawarkan UFS 4.0 yang mempercepat pemindahan file berukuran ratusan gigabyte. Ketiga perangkat ini menyasar konten kreator dan pekerja mobile yang mengolah video 4K sehari-hari.
Vivo Pad 2 melengkapi daftar sebagai alternatif dengan layar luas, cocok untuk memantau timeline panjang saat mengedit video. Ketiga tablet tersebut sudah tersedia di pasar Indonesia, baik melalui kanal online maupun toko offline, dengan banderol yang berbeda-beda sesuai kelasnya.
Kecepatan baca dan tulis memori UFS menjadi pembeda utama dibanding penyimpanan eMMC yang masih dipakai sebagian tablet kelas bawah. Perbedaan ini paling terasa saat aplikasi editing membuka file proyek berukuran besar atau ketika sistem menjalankan beberapa aplikasi berat bersamaan.
Xiaomi Pad 6 dan Pad 6 Pro
Xiaomi menyematkan chipset Snapdragon seri 8 pada lini Pad 6, dikombinasikan dengan memori UFS 3.1 berkapasitas 256GB. Kombinasi ini membuat proses render di aplikasi seperti CapCut berjalan lebih singkat dibanding tablet dengan penyimpanan eMMC.
Bodi aluminium dan layar beresolusi tinggi menjadi nilai tambah untuk pekerjaan visual. Xiaomi membanderol seri ini di kisaran Rp5.000.000 hingga Rp7.500.000, tersedia lewat kanal online maupun offline.
Samsung Galaxy Tab S9 Series
Samsung Galaxy Tab S9 Series berada di kelas atas dengan dukungan UFS 4.0 pada varian penyimpanan 256GB. Teknologi ini memungkinkan pemindahan file berukuran ratusan gigabyte nyaris tanpa jeda, berguna untuk multitasking berat.
Tablet ini juga mendukung aksesori S-Pen yang responsif, sehingga bisa dipakai untuk desain grafis tingkat lanjut. Harga seri ini mulai dari Rp13.999.000 dengan garansi resmi satu tahun.
Vivo Pad 2
Vivo Pad 2 menawarkan layar luas yang memudahkan pengguna memantau timeline panjang saat mengedit video. Jeroan kelas atasnya memaksimalkan potensi penyimpanan UFS 256GB sehingga aplikasi berat terbuka lebih mulus.
Kapasitas baterai besar menjadi andalan untuk sesi kerja panjang tanpa akses colokan listrik. Vivo membanderol perangkat ini di kisaran Rp6.500.000 hingga Rp8.000.000.
Mengapa UFS Penting untuk Produktivitas
UFS menawarkan kecepatan transfer data yang jauh melampaui eMMC standar. Dampaknya, aplikasi berat dapat dibuka lebih cepat dan tidak lag saat digunakan bersamaan.
Kapasitas 256GB dinilai cukup lega untuk menampung ratusan proyek video pendek sekaligus aplikasi editing populer. Ruang penyimpanan lapang juga membuat pengguna leluasa menginstal puluhan aplikasi produktivitas tanpa takut memori sistem penuh.
Pertimbangan Sebelum Membeli
Pemilihan tablet sebaiknya disesuaikan dengan beban kerja. Untuk pengeditan video 4K, kemampuan baca tulis data menjadi faktor penentu agar proses peninjauan hasil tidak tersendat.
Xiaomi Pad 6 cocok bagi yang mencari performa dengan harga paling masuk akal, sementara varian Pro disarankan jika anggaran mencukupi untuk kecepatan render lebih maksimal. Samsung Galaxy Tab S9 Series menyasar pengguna yang butuh multitasking kelas berat, dan Vivo Pad 2 menjadi opsi alternatif dengan layar luas.
Pastikan pembelian dilakukan di toko resmi untuk mendapatkan garansi dan layanan purnajual yang jelas.