Pencarian

Kalteng Duduki Peringkat 8 Inflasi Tertinggi Nasional 5,02 Persen, Beras dan Emas Jadi Penyumbang Terbesar

Rabu, 28 Oktober 2026 • 12:46:31 WIB
Kalteng Duduki Peringkat 8 Inflasi Tertinggi Nasional 5,02 Persen, Beras dan Emas Jadi Penyumbang Terbesar
Rapat monitoring dan evaluasi pengendalian inflasi wilayah Kalimantan dan Sulawesi digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA — Rapat monitoring dan evaluasi pengendalian inflasi wilayah Kalimantan dan Sulawesi digelar di Ruang Rapat Bajakah I, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Pemprov Kalteng mengikuti forum itu secara virtual dan menerima paparan posisi daerahnya di peringkat kedelapan inflasi tertinggi secara nasional.

Angka 5,02 persen menjadi dasar pembahasan langkah lanjutan. Forum tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Anang Dirjo, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, Kepala Biro Perekonomian Setda Kalteng Said Salim, serta kepala perangkat daerah teknis terkait.

Beras Menyumbang 0,87, Emas 0,49

Berdasarkan data evaluasi, beras menjadi komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi Kalteng, yakni 0,87. Emas menyusul di posisi kedua dengan andil 0,49.

Bensin memberi andil 0,33. Daging ayam ras dan ikan nila masing-masing menyumbang 0,26 terhadap tekanan harga di provinsi ini.

Rincian komoditas itu menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk merumuskan langkah strategis. Fokusnya menjaga stabilitas harga, terutama pada barang yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Operasi Pasar Murah hingga Kerja Sama Daerah Penghasil

Pemprov Kalteng menjalankan sejumlah instrumen pengendalian inflasi. Operasi pasar murah dan inspeksi mendadak ke pasar masuk dalam daftar rutin.

Pemerintah daerah juga menggelar Gerakan Pangan Murah dan menyiapkan pasar penyeimbang. Kerja sama dengan daerah penghasil komoditas ditempuh untuk memperkuat pasokan.

Dukungan anggaran disalurkan lewat Belanja Tidak Terduga (BTT) dan subsidi transportasi yang bersumber dari APBD. Gerakan menanam turut didorong sebagai upaya menambah ketersediaan pangan lokal.

Menjaga Daya Beli di Tengah Tekanan Harga

Seluruh langkah itu diarahkan pada tiga sasaran: menjaga ketersediaan pasokan, memastikan harga bahan pokok terjangkau, dan mempertahankan daya beli masyarakat. Tekanan inflasi 5,02 persen membuat ketiga hal tersebut saling terkait.

Koordinasi dan evaluasi berkala menjadi kunci agar kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif. Pemprov Kalteng berharap stabilitas harga dan kondisi ekonomi warga tetap terjaga sepanjang tahun.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: enewskalteng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks