Pencarian

SMKN 5 Palangka Raya Juara 1 Lomba Keamanan Pangan BPOM Regional Tengah 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 • 12:47:01 WIB
SMKN 5 Palangka Raya Juara 1 Lomba Keamanan Pangan BPOM Regional Tengah 2026
Kepala SMKN 5 Palangka Raya, Risa Rianita, menyampaikan kemenangan sekolah dalam Lomba Keamanan Pangan BPOM Regional Tengah 2026.

PALANGKA RAYA — Kepala SMKN 5 Palangka Raya, Risa Rianita, menyebut kemenangan tersebut lahir dari proses terstruktur yang melibatkan seluruh ekosistem sekolah, bukan kerja satu tim kecil. Sekolah membentuk Tim Kader Keamanan yang beranggotakan guru, pengelola kantin, hingga perwakilan murid. Tim itu mendapat bimbingan teknis langsung dari Badan POM Palangka Raya.

Siapa Saja yang Masuk Tim Kader Keamanan Sekolah

Komposisi tim mencakup tiga unsur utama: pendidik, pengelola kantin, dan perwakilan murid. Risa menyatakan pembentukan tim menjadi langkah awal sebelum sekolah menata standar pengelolaan pangan di lingkungannya.

“Sekolah membentuk Tim Kader Keamanan yang terdiri dari para guru, pengelola kantin, hingga perwakilan murid. Tim ini mendapat bimbingan teknis langsung dari Badan POM Palangka Raya,” kata Risa.

Bimbingan teknis dari BPOM memberi tim bekal soal standar keamanan pangan yang berlaku, termasuk cara mengenali bahan berbahaya dan praktik higienis di dapur sekolah.

Dari Pemilihan Bahan Baku hingga Penyajian di Kantin

Pembudayaan keamanan pangan di SMKN 5 Palangka Raya dijalankan lewat tahapan berurutan. Tahap pertama adalah pemilihan bahan baku yang segar. Setelah itu, pengolahan makanan dilakukan secara higienis.

Tahap terakhir adalah penyajian pangan yang terbebas dari bahan berbahaya. Setiap tahapan menjadi perhatian agar makanan di lingkungan sekolah memenuhi standar keamanan pangan dan mendukung kesehatan warga sekolah.

Pola bertahap itu membuat pengawasan tidak berhenti di kantin, tetapi menyentuh kebiasaan harian murid saat memilih jajanan.

Empat Aspek yang Dinilai Juri BPOM

Tim juri mengevaluasi inovasi sekolah, kebersihan kantin, pemahaman komunitas sekolah, serta keberlanjutan program edukasi keamanan pangan. Para kader keamanan pangan SMKN 5 Palangka Raya juga mempresentasikan upaya yang telah dijalankan untuk menanamkan kebiasaan memilih makanan aman, bergizi, dan bermutu.

Presentasi itu menjadi kesempatan sekolah menjelaskan bagaimana program berjalan sehari-hari, bukan hanya saat penilaian berlangsung.

Penghargaan dari BPOM tertuang dalam piagam yang ditetapkan di Jakarta pada 20 Oktober 2026, dan diterima sekolah pada Jumat (23/10/2026).

Target Berikutnya: Kebiasaan Harian, Bukan Sekadar Piala

Risa menegaskan keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat budaya keamanan pangan, tidak berhenti pada pencapaian penghargaan. Ia berharap kesadaran memilih dan mengonsumsi makanan aman tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari seluruh warga sekolah.

Menurut Risa, prestasi ini memperlihatkan pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan perilaku hidup sehat.

Kemenangan SMKN 5 Palangka Raya di Regional Tengah diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kalimantan Tengah untuk membudayakan keamanan pangan demi generasi muda yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haikalteng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks