Pencarian

Pemkab Kotim Gerakkan MPA dan Perusahaan Padamkan Karhutla di Desa Terpencil, Wabup Irawati Turun Langsung ke Lokasi

Minggu, 30 Agustus 2026 • 21:55:01 WIB
Pemkab Kotim Gerakkan MPA dan Perusahaan Padamkan Karhutla di Desa Terpencil, Wabup Irawati Turun Langsung ke Lokasi
Wakil Bupati Kotim Irawati meninjau langsung titik api karhutla di Desa Soren-Simpur, Kecamatan Kota Besi.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjangkau hingga ke pelosok desa, tidak hanya terpusat di Kota Sampit. Wakil Bupati Kotim Irawati mengakui keterbatasan armada dan personel menjadi kendala, sehingga pihaknya mengoptimalkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dan menggandeng perusahaan untuk mempercepat pemadaman.

SAMPIT — Luasnya wilayah Kotawaringin Timur membuat Satgas Karhutla dan Kekeringan kabupaten tak bisa menjangkau seluruh titik api secara bersamaan. Wakil Bupati Kotim Irawati menyebut jarak tempuh yang jauh dan akses sulit menjadi kendala utama, terutama untuk lokasi kebakaran di kecamatan yang berjauhan dari pusat kota.

Meski demikian, respons terhadap laporan warga tetap dijalankan. Irawati mencontohkan dirinya yang sempat turun langsung memantau titik api di Desa Soren-Simpur, Kecamatan Kota Besi.

“Untuk kejadian karhutla di luar kota, memang banyak laporan yang saya terima. Selagi itu masih bisa dijangkau, saya sendiri juga ikut turun. Seperti waktu itu di Desa Soren-Simpur, Kecamatan Kota Besi, saya langsung turun ke lokasi,” ujarnya di Sampit, Minggu.

Keterbatasan Armada, Camat Dikerahkan Gerakkan MPA

Untuk wilayah yang sulit dijangkau seperti Cempaga Hulu, Bukit Santuai, dan Telaga Antang, Pemkab Kotim memerintahkan para camat menggerakkan MPA yang telah dibentuk di tingkat kecamatan. Langkah ini ditempuh agar api bisa dipadamkan sejak dini sebelum meluas.

“Contoh seperti di daerah Cempaga Hulu, Bukit Santuai dan Telaga Antang, memang saya tidak bisa turun karena kekurangan armada dan personel kita. Tetapi kita tetap memerintahkan kepada para camat, karena di sana kan ada MPA yang sudah dibentuk oleh kecamatan,” jelas Irawati.

Perusahaan Diminta Turun ke Lokasi yang Tak Terjangkau Satgas

Pemkab Kotim juga mengirimkan surat resmi kepada perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah rawan karhutla. Instruksi serupa kembali ditegaskan dalam rapat yang dipimpin Bupati Kotim Halikinnor, agar dunia usaha tidak hanya tanggap terhadap kebakaran, tetapi juga membantu warga menghadapi kekeringan.

Sejumlah perusahaan disebut telah menyatakan kesiapan menurunkan personel dan armada pemadam ke desa-desa yang belum terjangkau tim kabupaten. Irawati mengaku telah berkomunikasi langsung dengan beberapa pihak perusahaan.

“Memang perusahaan itu benar-benar turun melaksanakan pemadaman di tempat desa-desa yang tidak terjangkau oleh tim Satgas Karhutla Kabupaten Kotawaringin Timur,” ucapnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Atasi Kebakaran di Wilayah Luas

Irawati menyampaikan apresiasi atas dukungan dunia usaha. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti mengingat keterbatasan tenaga dan armada yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kami kekurangan tenaga dan armada, tentunya dukungan itu sangat membantu sekali bagaimana kita memadamkan api di desa-desa atau kecamatan yang tidak terjangkau Satgas Karhutla,” tuturnya.

Ia berharap pola kolaborasi antara pemerintah, masyarakat melalui MPA, dan perusahaan dapat terus diperkuat. Dengan begitu, setiap laporan karhutla di tingkat desa dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks