Pencarian

Kebakaran Lahan 10 Hektare di Bukit Batu Palangka Raya, Polsek dan MPA Kerja Keras Padamkan Api di Lahan Gambut

Selasa, 11 Agustus 2026 • 22:00:31 WIB
Kebakaran Lahan 10 Hektare di Bukit Batu Palangka Raya, Polsek dan MPA Kerja Keras Padamkan Api di Lahan Gambut
Petugas gabungan Polsek Bukit Batu dan MPA memadamkan api di lahan gambut seluas 10 hektare di Jalan Harawung, Palangka Raya.

PALANGKA RAYA — Api melalap semak belukar di Jalan Harawung, Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, dengan luas terdampak mencapai 10 hektare. Sebagian area yang terbakar masuk dalam kawasan Taman Nasional, menjadikan proses pemadaman berlangsung ekstra hati-hati.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Bukit Batu dan MPA bergerak ke lokasi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Begitu tiba, petugas mendapati lahan yang sudah terbakar disertai kepulan asap tebal di sekitar titik hotspot.

Kendala Pasokan Air Saat Pemadaman Lahan Gambut

Kapolsek Bukit Batu, Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan intensif segera setelah titik api ditemukan. Kondisi lahan yang sebagian berupa gambut menjadi perhatian utama karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah.

"Kami bersama unsur terkait segera melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas, terutama karena kondisi lahan yang sebagian berupa gambut," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Upaya pemadaman dibantu oleh MPA Tangkiling dengan memanfaatkan air dari pemukiman warga serta sumber air terdekat. Namun, keterbatasan pasokan air di lapangan sempat menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

Luas Lahan Terbakar dan Jenis Vegetasi yang Dilalap Api

Berdasarkan pengecekan awal petugas, area yang terbakar didominasi semak belukar dengan ketinggian tanaman bervariasi, mulai dari nol hingga tiga meter. Kondisi ini membuat api cepat menyebar, terutama saat angin bertiup kencang.

Sebagian areal yang terbakar berada dalam wilayah Taman Nasional, sehingga petugas harus memastikan api benar-benar padam agar tidak merusak ekosistem di dalam kawasan konservasi tersebut.

Polisi Imbau Warga Segera Laporkan Titik Api Baru

Pasca pemadaman, petugas akan terus memantau lokasi untuk mengantisipasi munculnya bara yang kembali menyala. Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan meminta partisipasi aktif warga dalam pengawasan lingkungan sekitar.

"Kami akan terus memantau lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Warga juga kami harapkan segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api," pungkasnya.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks