KUALA KURUN — Warga RT 009, Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, digegerkan kebakaran hebat yang menghanguskan 10 unit ruko dan satu unit rumah pada Jumat (15/5/2026) dini hari. Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 01.30 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 04.12 WIB.
Dugaan Korsleting Listrik dan Suara Ledakan
Ketua RT 009, Yudi Evin P. Umbing, mengungkapkan bahwa api dengan cepat melahap bangunan yang mayoritas berdinding kayu tersebut. Warga di lokasi sempat mendengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari tiang listrik tepat di depan ruko yang terbakar.
“Warga ada mendengar suara ledakan. Selanjutnya asap tebal dan kobaran api mulai merambat ke bangunan yang mayoritas berbahan kayu tersebut,” ujar Yudi saat dikonfirmasi.
Polsek Tewah dan Warga Bahu-membahu Padamkan Api
Plh Kapolsek Tewah Ipda Muchlis Aryanto mengatakan, upaya pemadaman melibatkan satu unit mobil BPBD, satu unit mobil Polres Gumas, dan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Kelurahan Tewah. Petugas dibantu warga setempat berjibaku menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
“Struktur bangunan yang didominasi material kayu menjadi tantangan. Beruntung, dengan semangat kerjasama yang solid, api berhasil dipadamkan,” jelas Muchlis.
Nihil Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp 1,5 Miliar
Muchlis memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai kurang lebih Rp 1,5 miliar. Para penyewa ruko sempat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga saat api mulai membesar.
Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Tim Unit Identifikasi dari Polres Gumas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendata keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Imbauan Polisi: Waspadai Instalasi Listrik
Ipda Muchlis Aryanto mengimbau masyarakat Kecamatan Tewah untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di bangunan masing-masing. Musibah ini, kata dia, menjadi pengingat untuk rutin mengecek kabel listrik guna mencegah korsleting.
“Kami juga akan terus mendampingi warga dalam masa pemulihan pasca kebakaran,” pungkasnya.