KALIMANTAN TENGAH — Turnamen ini bukan sekadar ajang bergengsi Asia. AVC Women's Volleyball Championship 2026 menjadi pintu gerbang menuju Olimpiade 2028 dan Piala Dunia Voli Wanita 2027, membuat setiap pertandingan di fase grup punya nilai krusial.
Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menyadari betul tantangan yang menanti anak asuhnya. "Lawan kita kuat, mudah-mudahan target bisa dicapai dan bisa lebih bagus lagi. Target kita masuk enam besar," ujarnya dalam keterangan resmi.
Komposisi Skuad: Perombakan di Posisi Opposite
Pelatih Marcos Sugiyama telah memilih 14 pemain terbaik untuk misi ini. Dari daftar yang dirilis akun resmi PBVSI, ada perubahan menarik di sektor opposite hitter. Nama Syelomitha tidak masuk, tempatnya digantikan oleh Khanza Putri Yansi yang akan berduet dengan Arsela Nuari.
Di posisi lain, lini outside hitter diperkuat lima nama: Mediol Yoku, Azzahra Dwi Febynae, Ersandrina Devega, Venisa Dwi Oktaviani, dan Tina Syifa. Duet setter ditempati Arneta Putri dan Shakira Ayu.
Untuk sektor middle blocker, ada Chelsea Berliana, Maradanti Namira, dan Geofanny Eka. Sementara posisi libero menjadi tanggung jawab Indah Guretno dan Fajriahni Ema Herawati.
Pool B: Ujian Berat di Fase Grup
Hasil undian menempatkan Indonesia di Pool B bersama Kazakstan, Thailand, dan Australia. Thailand dikenal sebagai salah satu kekuatan voli putri Asia dengan permainan cepat dan pertahanan solid. Kazakstan membawa postur dan kekuatan fisik, sementara Australia punya pengalaman di kompetisi internasional.
Dengan komposisi pool seperti ini, setiap kemenangan di fase grup akan menentukan posisi Indonesia menuju babak selanjutnya. Target enam besar berarti Indonesia harus konsisten sejak laga pembuka.
Pertandingan akan berlangsung di Tianjin, China, mulai 21 hingga 30 Agustus 2026. Ini menjadi ujian pertama bagi generasi baru voli putri Indonesia di panggung Asia setelah beberapa tahun terakhir fokus membangun tim dari kompetisi domestik.
Hasil turnamen ini juga akan menjadi tolok ukur kesiapan Indonesia bersaing di level tertinggi, mengingat AVC Championship jadi salah satu jalur kualifikasi menuju ajang global yang lebih besar.