Pencarian

Karhutla Lamandau Ancam Gardu Induk PLN dan Permukiman, 2 Kabupaten di Kalteng Siaga; Helikopter Dikerahkan

Jumat, 21 Agustus 2026 • 20:31:02 WIB
Karhutla Lamandau Ancam Gardu Induk PLN dan Permukiman, 2 Kabupaten di Kalteng Siaga; Helikopter Dikerahkan
Petugas pemadaman berupaya mengamankan Gardu Induk PLN dari kobaran api di Lamandau, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8/2026).

LAMANDAU — Prioritas pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, kini difokuskan pada pengamanan Gardu Induk PLN dan permukiman warga. Api yang sempat padam pada Kamis pagi kembali menyala dan meluas di lahan gambut bekas persawahan sejak sore hari, memaksa petugas menjebol sebagian pagar gardu induk agar armada pemadam bisa masuk lebih dekat ke titik api.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau Hendikel mengatakan, karakteristik lahan gambut yang mengering membuat api sulit dikendalikan dan mudah merambat. Operasi pemadaman melibatkan ratusan personel dari BPBD, Satpol PP, Damkar, PDAM, TNI, Polri, serta masyarakat.

“Prioritas kami saat ini mengamankan Gardu Induk PLN dan mencegah api merambat ke permukiman warga. Kami bersama seluruh tim terus melakukan pemadaman dan penyekatan. Hingga pagi ini masih ada api dan masih terus kita pantau,” kata Hendikel, Jumat (21/08/2026).

Helikopter dan Parit Sekat Dikerahkan untuk Jinakkan Api di Gambut

Pemadaman tidak hanya dilakukan dari darat. Sebuah helikopter dikerahkan untuk menjinakkan api dari udara dengan mengambil air dari Sungai Lamandau. Selain itu, petugas membuat parit penyekat untuk memperlambat laju api agar tidak mencapai gardu induk maupun rumah warga.

“Sejumlah armada pemadam juga diterjunkan untuk menjangkau titik-titik api di sekitar gardu. Bahkan, beberapa bagian pagar Gardu Induk PLN terpaksa dijebol agar petugas dan selang pemadam dapat lebih cepat masuk menuju area kebakaran,” imbuhnya.

Hingga pukul 19.00 WIB Kamis, sejumlah titik api masih terlihat membesar. Petugas gabungan disebutkan tetap bersiaga hingga dini hari untuk memantau pergerakan kobaran.

Kobar Fokus Amankan Dua Permukiman, Titik Api Baru Muncul di Kubu

Ancaman serupa terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat. Tim gabungan sejak Kamis hingga Jumat (21/08/2026) memusatkan penanganan di kawasan Karang Anyar dan Kumpai Batu Bawah setelah api dilaporkan bergerak mendekati lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Kepala Bidang Operasi Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kobar 2026 Dwi Agus Suhartono mengatakan, kebakaran di Karang Anyar telah berlangsung sejak malam sebelumnya. Personel kemudian dibagi untuk melakukan pemadaman sekaligus membangun pengamanan agar kobaran tidak mencapai rumah warga.

“Untuk tim saat ini terkonsentrasi ke kawasan Karang Anyar dan Kumpai Batu Bawah. Kedua wilayah tersebut menjadi perhatian karena api dilaporkan mulai mengarah ke lingkungan tempat tinggal masyarakat,” ujar Dwi, Jumat pagi.

Selain dua kawasan tersebut, Satgas Karhutla Kobar menerima laporan kemunculan titik api baru di wilayah Kubu pada Kamis siang. Titik kebakaran disebut berada ke arah kawasan pemancingan atau pemandian dan masih dalam penanganan.

“Pada Kamis kemarin kami mendapat kabar bahwa di daerah Kubu, arah pemancingan atau pemandian, terpantau juga ada titik api. Hingga hari ini masih kita atasi,” kata Dwi.

Operasi pemadaman dan pemantauan terus dilakukan di kedua kabupaten tersebut. Pengamanan objek vital dan permukiman menjadi prioritas utama agar Karhutla tidak berkembang menjadi ancaman terhadap pasokan listrik maupun keselamatan masyarakat.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritaborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks