PALANGKA RAYA — Kolaborasi antara Apotek Alkes dan Badan Eksekutif Mahasiswa Kalimantan Tengah (Bemka Kalteng) ini menyasar pengguna jalan dan masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan. Ratusan masker dibagikan langsung di dua titik keramaian kota, Minggu (23/8/2026).
Pembagian dilakukan di tengah kondisi udara yang mulai tidak sehat. Sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya, belakangan diselimuti kabut asap pekat yang mengganggu aktivitas warga.
Harapan Warga agar Karhutla Segera Teratasi
Founder Apotek Alkes, Made Aryana, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosial tersebut. Ia berharap penanganan karhutla di wilayah yang dijuluki Kota Cantik itu dapat segera tuntas.
"Kita sama-sama mendoakan semoga karhutla di Kota Cantik segera menghilang dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal," katanya di sela kegiatan.
Bemka Kalteng: Ini Bentuk Kepedulian terhadap Sesama
Ketua Bemka Kalteng, Ahmad Priyanto Rifansyah, mengatakan pembagian masker dan vitamin ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap kondisi darurat asap yang sedang melanda. Menurutnya, situasi ini menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.
"Hari ini kita berkolaborasi dengan Apotek Alkes untuk membagikan masker dan vitamin gratis. Untuk jumlahnya, masker tadi ada ratusan," kata Apri, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi mereka yang tetap harus beraktivitas di tengah kualitas udara yang kurang sehat.
Ajakan Mencegah Karhutla agar Kondisi Tidak Memburuk
Apri juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta mencegah meluasnya karhutla. Menurutnya, kabut asap yang berkepanjangan membuat warga kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.
"Kalau kondisi begini kan susah orang mau beraktivitas, karena kualitas udara sudah kurang sehat dan bau asap. Semoga semua ini segera berlalu agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa," ungkapnya.
Ia berharap upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah dapat berjalan optimal sehingga kabut asap segera berakhir dan warga Palangka Raya bisa kembali beraktivitas tanpa gangguan kesehatan.