Pencarian

Presiden Prabowo Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Kalteng, Tambah Helikopter dan 1.000 Sumur Bor

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:18:31 WIB
Presiden Prabowo Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Kalteng, Tambah Helikopter dan 1.000 Sumur Bor
Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya.

PALANGKA RAYA — Dukungan tambahan tersebut disampaikan langsung dalam rapat penanganan karhutla yang dipimpin Presiden di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, kawasan Bandara Tjilik Riwut. Rapat itu dihadiri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, serta sejumlah menteri dan unsur Forkopimda.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu merupakan rangkaian peninjauan setelah sebelumnya mengecek kondisi di Kalimantan Barat. Fokus utamanya adalah memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi musim kemarau yang diperparah ancaman El Nino.

Angka Karhutla di Kalteng: 1.686 Kejadian dan Luas Lahan Terbakar

Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng Ahmad Toyib memaparkan, dari 21.345 titik panas yang terdeteksi, tercatat 1.686 kejadian karhutla. Luas lahan yang sudah ditangani mencapai 4.729,25 hektare berdasarkan laporan harian dari 14 kabupaten/kota.

Sementara itu, analisis citra satelit landsat 8 Kementerian Kehutanan menunjukkan luas karhutla di Kalteng mencapai 7.634,46 hektare. Angka ini menempatkan provinsi tersebut di posisi kesembilan secara nasional.

Gubernur: Titik Api Tidak Selalu Berarti Kebakaran

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan catatan khusus terkait tingginya angka hotspot. Menurutnya, tidak semua titik api yang terdeteksi berujung pada kebakaran lahan.

"Mungkin melalui titik api berbeda dengan daerah lain. Kami dari Januari sampai Agustus, kami masih di angka hampir 20.000 titik api (hotspot). Tapi bukan berarti semua kebakaran, yang kebakaran cuma 1.600 lebih," ujar Agustiar kepada awak media, Sabtu (22/8/2026).

Ia membandingkan luas lahan terbakar di Kalteng dengan daerah lain di Kalimantan yang sempat dikunjungi Presiden. "Kalau dibanding-bandingkan dengan yang lain, tadi beliau sempat ke Pontianak. Di sini yang kebakar cuma 4.499, kalau yang lain hampir 40.000. Sekarang urutan sembilan seluruh Indonesia, Kalteng," katanya.

Solusi Air: Sumur Bor Sesuai Kebutuhan Daerah

Meski angka kejadian relatif lebih kecil, pemerintah daerah tetap memperkuat mitigasi. Kondisi kemarau membuat ketersediaan air menjadi persoalan utama dalam pemadaman. Agustiar menyebut Presiden merespons kebutuhan tersebut dengan dukungan penambahan helikopter dan pembangunan sumur bor.

"Tentunya arahan kami terus berkoordinasi, mitigasi. Kalau sudah bicara karhutla, pasti kita bicara juga kekurangan air," ujarnya.

Soal jumlah sumur bor, pemerintah pusat membuka dukungan sesuai kebutuhan daerah. "Awal seribu. Berapa pun dibutuhkan Kalimantan Tengah, beliau siap, selama untuk kepentingan Kalimantan Tengah," tegas Agustiar.

Dengan tambahan peralatan dan personel, pemerintah berharap penanganan karhutla bisa dilakukan lebih cepat sekaligus mencegah munculnya kebakaran baru di lapangan.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: zonakota.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks