Pencarian

Er Deva dan Ousmane Maiket Dipanggil TC Timnas Indonesia U-20 di Turki

Minggu, 01 November 2026 • 17:54:01 WIB
Er Deva dan Ousmane Maiket Dipanggil TC Timnas Indonesia U-20 di Turki
Kiper Er Deva Aulia dan penyerang Ousmane Maiket dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Antalya, Turki.

KALIMANTAN TENGAH — Kiper Er Deva Aulia dan penyerang Ousmane Maiket mendapat panggilan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Antalya, Turki, pada 8-17 November 2026. Dua pemain Kendal Tornado FC itu masuk skuad Garuda Muda berkat performa impresif di putaran pertama Pegadaian Championship 2026/2027.

Pemanggilan itu menjadi jalan baru bagi keduanya menuju Piala Asia U-20 2027. Selama di Antalya, skuad asuhan Nova Arianto dijadwalkan melakoni dua laga uji coba melawan Yordania dan Amerika Serikat.

Bagi Kendal Tornado FC, kabar tersebut terasa sebagai pembenaran atas kerja pembinaan klub kasta kedua. Pelatih Stefan Keeltjes menyebut panggilan ini buah dari perkembangan pesat kedua pemain selama berkarier di klub berjuluk Laskar Badai Pantura.

"Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami ya. Artinya, kami berhasil mengembangkan mereka selama di klub hingga bisa menampilkan performa terbaik," ujar Stefan, Sabtu (31/10/2026).

Empat Clean Sheet Er Deva Jadi Alasan Pemanggilan

Er Deva bukan nama baru di level pembinaan usia muda. Kiper kelahiran Persis Solo itu tercatat sebagai kiper terbaik Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim lalu.

Bersama Kendal Tornado FC, Er Deva mencatat empat clean sheet dari lima pertandingan di putaran pertama Pegadaian Championship. Catatan itu yang membuat namanya masuk radar tim pelatih Timnas U-20.

Di Antalya, Er Deva tidak sendirian di posisi kiper. Dafa Al Gasemi Setiawarman dari Persikad Depok juga menerima panggilan serupa, membuka persaingan sehat menuju skuad final Piala Asia U-20 2027.

Ousmane Maiket: Empat Gol dan Satu Assist di Liga

Di lini depan, Ousmane Maiket mencuat sebagai mesin gol Kendal Tornado FC dengan koleksi empat gol dan satu assist. Penyerang berusia 19 tahun itu diharapkan meneruskan ketajamannya bersama Garuda Muda.

Ketajaman Ousmane menjadi modal berharga bagi tim yang tengah mencari sosok finisher untuk menghadapi tim-tim kuat Asia. Nama Dafa Al Gasemi turut melengkapi daftar pemain klub kecil yang menembus tim nasional.

Klub Kasta Kedua Jadi Ladang Talenta Timnas

Panggilan terhadap Er Deva, Ousmane, dan Dafa menunjukkan bakat hebat tidak selalu lahir dari klub besar. Kendal Tornado FC dan Persikad Depok membuktikan diri sebagai penyuplai pemain berkualitas bagi tim nasional.

PSSI sendiri terus memperkuat komposisi tim di berbagai jenjang. Selain mengandalkan pemain lokal hasil pembinaan klub, federasi membuka peluang bagi pemain keturunan seperti gelandang New England Revolution, Ethan Kohler, yang memiliki darah Indonesia dari ibunya asal Bali.

Ujian Yordania dan Amerika Serikat Jadi Tolok Ukur

Dua laga uji coba di Turki akan menjadi ukuran sejauh mana kesiapan para pemain muda. Yordania dan Amerika Serikat bukan lawan sembarangan bagi skuad yang masih dalam tahap pembentukan.

Perjalanan menuju Piala Asia U-20 2027 masih panjang. Namun pemanggilan Er Deva dan Ousmane memberi sinyal bahwa regenerasi pemain Indonesia berjalan sesuai jalur, dari klub kasta kedua hingga panggung internasional.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inforiau.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks