Pencarian

Bauran EBT Baru Capai 17,3%, IndoEBTKE 2026 Target Jaring Investasi Proyek Hijau ASEAN

Sabtu, 05 September 2026 • 08:08:01 WIB
Bauran EBT Baru Capai 17,3%, IndoEBTKE 2026 Target Jaring Investasi Proyek Hijau ASEAN
Pembukaan IndoEBTKE 2026 di JIEXPO Kemayoran dihadiri 22 perusahaan sektor energi terbarukan dan kelistrikan.

KALIMANTAN TENGAH — Acara yang berlangsung hingga Jumat di JIEXPO Kemayoran ini menghadirkan 22 perusahaan peserta dari sektor energi terbarukan dan kelistrikan. Lebih dari sekadar pameran, forum tahunan ini untuk pertama kalinya menyatukan sembilan organisasi industri—dari Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI), hingga asosiasi panas bumi, surya, dan biometana—dalam satu platform kolaborasi.

Dukungan Sponsor dan Target Investasi Proyek Hijau

Dukungan pendanaan untuk transisi energi datang dari berbagai perusahaan besar. Pertamina, PLN, BPDP, GIZ, GGGI, Supreme Energy, Sembcorp, Star Energy Geothermal, Geo Dipa, hingga WIKA tercatat sebagai sponsor utama dalam gelaran tahun ini.

Ketua Umum METI, Norman Ginting, menegaskan penyatuan lintas asosiasi ini mencerminkan pendekatan menyeluruh (whole-of-sector) yang tidak lagi berfokus pada satu jenis energi. "Merangkul surya, angin, panas bumi, bangunan hijau, efisiensi energi, hingga manufaktur peralatan kelistrikan dalam negeri sebagai satu ekosistem yang saling melengkapi," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/9).

Fase Eksekusi: Dari Perencanaan ke Realisasi Proyek

Pemerintah menegaskan Indonesia telah bergeser dari fase perencanaan menuju realisasi proyek strategis di lapangan. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut implementasi pengembangan EBTKE telah mencapai 17,3% pada semester ini dan terus didorong untuk memenuhi bauran 30% pada 2034.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menambahkan bahwa transisi energi adalah strategi fundamental untuk ketahanan nasional, bukan sekadar pemenuhan komitmen global. "Di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian pasokan energi fosil, pengembangan EBTKE menjadi kunci kemandirian energi," imbuhnya.

Jembatan Pertemuan Pengembang, Investor, dan Perbankan

Salah satu inovasi utama tahun ini adalah peluncuran Networking Hub, sebuah wadah yang dirancang khusus untuk mempertemukan pengembang proyek dengan investor dan lembaga pembiayaan. Inisiatif ini menjawab salah satu hambatan terbesar transisi energi di Indonesia: kesenjangan antara proyek yang layak secara teknis dengan ketersediaan pendanaan.

Dengan total 22 booth perusahaan, ajang ini juga menghadirkan sesi plenary dan breakout session yang membahas kebijakan terkini serta peluang pasar EBT di kawasan ASEAN. Sinergi ini diharapkan menciptakan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, dan akademisi untuk mempercepat agenda transisi energi nasional.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bisnistoday.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks