PALANGKA RAYA — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang menebal di Palangka Raya memaksa Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah menggesar tempat apel pagi dari halaman kantor ke Aula Mentaya pada Senin. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar kesehatan dan keselamatan seluruh pegawai tetap terjaga di tengah kualitas udara yang kian memburuk.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Kalteng, Joko Martanto, menegaskan bahwa kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah berdampak langsung pada kesehatan warga. "Kondisi kebakaran hutan dan lahan dan kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan berdampak terhadap kualitas udara. Tetap jaga kesehatan dan terus jaga integritas dalam melaksanakan tugas masing-masing," ujarnya di Palangka Raya, Senin.
Masker dan Vitamin Jadi Kewajiban Selama Kabut Asap
Joko mengingatkan seluruh pegawai untuk tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga keluarga di rumah. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan konsumsi vitamin secara rutin menjadi dua hal utama yang ditekankan dalam apel tersebut.
Ia juga meminta pegawai meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Jika menemukan titik api, warga dan pegawai diimbau untuk segera melapor melalui nomor kontak darurat pelaporan karhutla yang telah disediakan.
Evaluasi Zona Integritas Jadi Momentum Jaga WBBM
Di luar persoalan kesehatan, pesan integritas kembali ditekankan kepada seluruh jajaran. Hal ini berkaitan langsung dengan proses evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang telah dilaksanakan oleh Tim Penilai Nasional Kementerian PANRB.
Dalam aspek pengawasan, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, pengendalian gratifikasi, dan Whistleblowing System menjadi tiga komponen utama yang dinilai. "Kepada seluruh jajaran, Pembina Apel juga berpesan agar senantiasa melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya serta berpegang teguh pada nilai-nilai integritas. Setiap pegawai memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik," kata Joko.
Apel di Dalam Ruangan Tetap Berjalan Lancar
Meskipun lokasi pelaksanaan berbeda dari biasanya, rangkaian apel pagi tetap berlangsung tertib dan aman. Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Kalteng ingin membangun kesadaran kolektif bahwa kedisiplinan dan kesehatan harus berjalan beriringan, terutama saat kondisi udara tidak sehat akibat karhutla.
Pegawai diminta tidak hanya fokus pada tugas kedinasan, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran lahan di lingkungan masing-masing. Kewaspadaan terhadap karhutla dinilai penting karena dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.