PALANGKA RAYA — Jajaran Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah menuntaskan kunjungan kerja ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, beberapa hari lalu. Agenda ini digelar untuk menyerap referensi kebijakan tata kelola hunian dan lingkungan yang nantinya bisa diadaptasi di Bumi Tambun Bungai.
Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Lohing Simon, menyebut kunjungan ini menjadi ruang bertukar pengalaman antardaerah. Pihaknya ingin melihat langsung bagaimana pemerintah daerah lain menyeimbangkan pembangunan fisik permukiman dengan upaya menjaga kualitas lingkungan.
Fokus Utama: Menimbang Kebijakan Daerah Lain untuk Kalteng
Lohing menuturkan, karakteristik tiap daerah berbeda sehingga kebijakan yang berhasil di Tanah Laut belum tentu tepat jika langsung diterapkan di Kalteng. Karena itu, seluruh informasi yang diperoleh akan dikaji ulang dan disesuaikan dengan kondisi geografis serta kebutuhan masyarakat setempat.
“Kami ingin mempelajari bagaimana pengelolaan perumahan, kawasan permukiman, dan lingkungan hidup yang dilakukan di daerah lain. Dari kunjungan ini tentu ada berbagai hal yang bisa menjadi bahan pertimbangan untuk Kalteng,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Prinsip Pembangunan: Hunian Layak Tanpa Mengorbankan Lingkungan
Dalam peninjauan tersebut, Komisi IV menyoroti pentingnya aspek lingkungan dalam setiap perencanaan kawasan hunian. Lohing menegaskan, pembangunan permukiman tidak boleh berhenti pada penyediaan rumah, tetapi juga harus menjamin terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi penghuninya.
“Yang kami lihat dan pelajari akan menjadi bahan bagi Komisi IV dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Tentunya kita akan menyesuaikannya dengan kondisi dan kemampuan Kalteng,” kata Lohing.
Sinergi Antardaerah Jadi Kunci Percepatan Pembangunan
Lebih lanjut, Lohing menilai komunikasi antar pemerintah daerah perlu terus diperkuat. Pertukaran informasi dan pengalaman dinilai mampu membantu daerah menemukan pendekatan paling efektif dalam menyelesaikan persoalan pembangunan, termasuk di sektor perumahan.
Dia berharap hasil kunjungan ini memberi masukan positif bagi pengembangan sektor perumahan dan permukiman di Kalteng. Pengelolaan yang lebih terarah diharapkan dapat mendukung tersedianya hunian layak sekaligus menjaga kualitas lingkungan bagi masyarakat.