Pencarian

Bupati Kotim Halikinnor Perintahkan Hidupkan Kembali Buper Kota Besi, Anggaran Diajukan ke Pemkab

Jumat, 07 Agustus 2026 • 00:08:01 WIB
Bupati Kotim Halikinnor Perintahkan Hidupkan Kembali Buper Kota Besi, Anggaran Diajukan ke Pemkab
Bupati Kotim Halikinnor memerintahkan pengaktifan kembali Bumi Perkemahan Kota Besi yang dinilai terbengkalai.

SAMPIT — Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor memerintahkan jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka setempat untuk membenahi dan mengaktifkan kembali Bumi Perkemahan (Buper) Kota Besi. Instruksi itu disampaikan di Sampit, Jumat, menyusul kondisi aset daerah yang dinilai tidak fungsional dan terbengkalai selama bertahun-tahun.

Halikinnor menilai kawasan tersebut memiliki nilai strategis karena lokasinya lebih dekat dengan ibu kota kabupaten dibandingkan Bumi Perkemahan Pantai Ujung Pandaran yang selama ini menjadi lokasi utama kegiatan perkemahan berskala besar.

“Ketua Kwarcab dan jajaran, coba itu mulai dibangkitkan dan dibersihkan lagi itu. Nanti ajukan anggaran di Pemerintah Daerah melalui bagian anggaran, PU dan bagian umum untuk perkemahan yang ada di Kota Besi itu,” kata Halikinnor.

Sayang jika Aset Terus Terbengkalai

Menurut Halikinnor, Buper Kota Besi sangat potensial menjadi alternatif lokasi kegiatan kepramukaan, pelatihan kepemimpinan, hingga kemah akhir pekan bagi pelajar dan anggota Pramuka. Jaraknya yang dekat dengan pusat kota menjadi keunggulan utama dibandingkan lokasi lain.

“Supaya kalau Pramuka-Pramuka sekali-kali kita bisa saja laksanakan di situ, karena itu lebih dekat dengan ibu kota kabupaten dibandingkan yang di Pantai Ujung Pandaran. Jadi, sayang kalau tidak kita manfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Langkah awal yang diarahkan adalah pembersihan kawasan dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum. Setelah kondisinya layak, pemerintah daerah akan mengalokasikan pembangunan sarana pendukung secara bertahap melalui mekanisme anggaran daerah.

Kendala Air Jadi Pekerjaan Rumah Utama

Buper Kota Besi awalnya dibangun oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Kotim sebagai pusat kegiatan kepramukaan, pelatihan alam, dan perkemahan terpadu. Namun, kawasan ini mengalami masa pasif cukup lama dan sempat disorot sebagai salah satu aset daerah yang tidak termanfaatkan.

Kendala utama yang menghambat optimalisasi Buper Kota Besi adalah belum tersedianya instalasi sumber air yang memadai untuk memenuhi kebutuhan ratusan hingga ribuan peserta perkemahan. Kondisi tersebut memerlukan intervensi infrastruktur lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotim, Angga Aditya Nugraha, membenarkan persoalan tersebut. Pihaknya telah menyampaikan surat resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum agar Buper Kota Besi dapat diaktifkan kembali.

“Kita sudah bersurat ke Dinas PU, mengharapkan Buper yang ada di Kota Besi itu diaktifkan kembali,” ungkap Angga.

“Yang saya ketahui di situ masih ada kendala air dan kami masih mencari solusinya,” demikian Angga.

Ujung Pandaran Tetap Prioritas Wisata

Meski fokus menghidupkan kembali Buper Kota Besi, Halikinnor menegaskan upaya tersebut tidak akan mengurangi promosi terhadap Pantai Ujung Pandaran sebagai destinasi wisata unggulan daerah. Lokasi itu selama ini juga menjadi tempat berbagai kegiatan kepramukaan tingkat besar.

“Kalau kegiatan dalam jumlah besar kita tetap memposisikan dan mempromosikan daerah kita yaitu destinasi wisata Pantai Ujung Pandaran,” pungkasnya.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks