Pencarian

Samsung Larang Aplikasi Smart TV yang Ubah Koneksi Internet Rumah Jadi Proxy untuk Orang Lain

Selasa, 04 Agustus 2026 • 01:45:31 WIB
Samsung Larang Aplikasi Smart TV yang Ubah Koneksi Internet Rumah Jadi Proxy untuk Orang Lain
Samsung melarang aplikasi Smart TV yang memanfaatkan koneksi internet pengguna sebagai proxy untuk pihak lain.

KALIMANTAN TENGAH — Samsung mengumumkan larangan tegas terhadap aplikasi Smart TV yang mengandung fitur tersembunyi untuk berbagi koneksi internet pengguna. Kebijakan ini merupakan respons atas temuan perusahaan keamanan siber Mnemonic yang mendeteksi adanya aplikasi berbahaya di platform Tizen milik Samsung.

Aplikasi Game Pac-Man Jadi Pintu Masuk Proxy

Mnemonic menemukan bahwa aplikasi game berlisensi Pac-Man yang sempat masuk dalam pilihan Editor's Choice di toko aplikasi Samsung memiliki fungsi residensial proxy. Aplikasi semacam ini dapat mengubah Smart TV menjadi "residential proxy exit node" yang memungkinkan lalu lintas web orang lain mengalir melalui koneksi internet rumah pengguna.

Modus kerjanya cukup halus. SDK proxy tertanam di dalam aplikasi dan tidak aktif sampai ada perintah untuk mulai merutekan data. Saat aktif, permintaan internet dari pihak ketiga akan tampak seolah-olah berasal dari alamat IP rumah korban.

Kebijakan Baru Samsung untuk Keamanan Platform

Juru bicara Samsung menyatakan perusahaan akan menerapkan kebijakan developer yang ketat di seluruh platform, secara eksplisit melarang penggunaan residential proxy SDK. Aplikasi yang terbukti melanggar aturan ini akan langsung dilarang dari toko aplikasi Smart TV Samsung.

"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan platform Smart TV kami," kata juru bicara Samsung kepada TechCrunch. "Kami akan menerapkan kebijakan pengembang yang ketat yang secara eksplisit melarang SDK proxy residensial."

Bukan Cuma Samsung, LG Juga Kena Masalah Serupa

Isu ini ternyata tidak hanya menimpa Samsung. Pada bulan lalu, LG juga mengumumkan akan menangguhkan aplikasi yang dapat mengubah TV pelanggan menjadi proxy residensial, sebagaimana dilaporkan KrebsOnSecurity. Pola serangan ini menunjukkan bahwa Smart TV telah menjadi target baru bagi praktik penyalahgunaan bandwidth.

Masalah proxy residensial sebenarnya sudah lama dikenal di dunia VPN, terutama layanan VPN gratis yang kerap menjual bandwidth pengguna untuk menghasilkan pendapatan. Namun, kini serangan mulai merambah ke perangkat rumah tangga seperti televisi pintar.

Risiko bagi Pengguna dan Cara Melindungi Diri

Bahaya utama dari aplikasi proxy residensial adalah penyalahgunaan identitas digital. Ketika lalu lintas internet orang lain dirutekan melalui koneksi rumah, aktivitas ilegal atau mencurigakan akan terlacak ke alamat IP korban. Ini berpotensi menimbulkan masalah hukum jika pihak berwenang menelusuri aktivitas tersebut.

Pengguna Samsung Smart TV disarankan untuk memeriksa daftar aplikasi yang terpasang dan menghapus aplikasi yang tidak dikenal atau jarang digunakan. Selalu perbarui firmware TV ke versi terbaru untuk mendapatkan patch keamanan yang dirilis Samsung.

Langkah pencegahan lain adalah menghindari memasang aplikasi dari sumber tidak resmi dan memperhatikan izin yang diminta aplikasi saat pertama kali diinstal. Aplikasi yang meminta akses jaringan berlebihan patut dicurigai.

Kebijakan larangan Samsung ini menjadi pengingat bahwa perangkat IoT seperti Smart TV membutuhkan perhatian keamanan yang sama seriusnya dengan smartphone atau komputer. Pengguna Indonesia yang aktif menggunakan aplikasi Smart TV sebaiknya rutin memantau pembaruan keamanan dari Samsung.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks