Kabar buruk datang dari dunia astronomi Inggris. Observatorium Jodrell Bank, pusat riset radio astronomi bersejarah yang berlokasi di Cheshire, menghadapi masa depan suram setelah UKRI menarik pendanaan untuk jaringan e-MERLIN. Keputusan ini diambil di tengah tekanan anggaran yang semakin ketat, memaksa badan sains tersebut membuat pilihan sulit.
Anggaran Menyusut, Teleskop Jadi Korban
UKRI mengumumkan bahwa anggaran PPAN akan turun 2,7 persen selama empat tahun ke depan. Ditambah dengan biaya operasional yang terus meningkat, pemotongan program menjadi tidak terhindarkan. Profesor Michele Dougherty, Ketua Eksekutif Dewan Fasilitas Sains dan Teknologi, menyebut situasi ini memerlukan "keputusan yang sulit, namun perlu."
Salah satu korban pertama adalah e-MERLIN, jaringan teleskop radio yang membentang di seluruh Inggris dan dikendalikan dari Jodrell Bank. Jaringan ini mencakup Lovell Telescope, teleskop piringan bergerak terbesar ketiga di dunia yang telah menjadi ikon sains Inggris sejak 1957.
Ilmuwan Bereaksi: "Ini Menghancurkan Astronomi Inggris"
Reaksi keras datang dari komunitas astronomi. Profesor Jim Wild, Presiden Royal Astronomical Society, menyebut keputusan ini sebagai "kabar yang menghancurkan." Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa membuang observatorium yang unik dan signifikan secara global mengancam masa depan sains dan inspirasi generasi muda.
Profesor Brian Cox, fisikawan partikel dari Universitas Manchester, tidak kalah vokal. Ia menulis di media sosial bahwa pemotongan ini adalah "hasil dari banyak keputusan buruk warisan yang diambil UKRI secara tergesa-gesa tanpa konsultasi yang memadai." Cox juga menyoroti bahwa departemen pemerintah yang membawahi UKRI—Department for Science, Innovation and Technology (DSIT)—baru saja dibubarkan, menambah ketidakpastian.
Bukan Hanya Jodrell: Teleskop Hawaii dan Jaringan Matahari Juga Terdampak
Pemotongan dana tidak berhenti di Jodrell Bank. UKRI juga menarik pendanaan Inggris untuk James Clerk Maxwell Telescope di Hawaii. Sementara itu, Birmingham Solar Oscillations Network (BiSON), yang telah mempelajari aktivitas Matahari selama puluhan tahun, diminta mengajukan pendanaan baru dengan asumsi hanya 60 persen dari alokasi sebelumnya.
Lovell Telescope Berusia 70 Tahun, Mencari Jalan Keluar
Lovell Telescope akan merayakan ulang tahun ke-70 tahun depan. Selama tujuh dekade, teleskop ini memainkan peran kunci dalam misi luar angkasa era Soviet dan AS, termasuk melacak roket dan wahana antariksa. Bangunan ini juga berstatus Grade I listed—setara cagar budaya paling dilindungi di Inggris.
Pihak Observatorium Jodrell Bank menyatakan akan bekerja sama dengan Universitas Manchester dan mitra lain untuk mengamankan masa depan Lovell Telescope dan jaringan e-MERLIN. Anggota parlemen setempat, Tim Roca, menegaskan bahwa pendanaan masih aman hingga 2028, namun ia akan mengajukan argumen kuat untuk melindungi institusi sains kelas dunia ini.
Waktu terus berjalan. Jika tidak ada sumber pendanaan baru ditemukan dalam empat tahun ke depan, teleskop ikonik yang pernah menjadi mata umat manusia ke alam semesta ini bisa menjadi saksi bisu kemunduran ambisi sains Inggris.