Pencarian

SpaceX Resmi Melantai di Nasdaq, Harga Saham Langsung Melonjak 19% di Hari Perdana

Minggu, 14 Juni 2026 • 03:54:01 WIB
SpaceX Resmi Melantai di Nasdaq, Harga Saham Langsung Melonjak 19% di Hari Perdana
SpaceX resmi melantai di Nasdaq dengan harga saham melonjak 19% pada hari perdana.

KALIMANTAN TENGAH — SpaceX resmi menjadi perusahaan terbuka setelah sahamnya mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq. Harga penawaran umum perdana (IPO) ditetapkan di USD 135 per saham, namun begitu perdagangan dibuka, harga langsung melompat ke USD 150. Lonjakan ini berlanjut hingga akhir sesi dengan harga penutupan di USD 160,95, naik 19% dari harga IPO.

Permintaan Tinggi, Pasokan Terbatas

Kenaikan harga saham ini sudah diprediksi oleh banyak analis. Menurut laporan Bloomberg, IPO SpaceX kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga empat kali lipat. Artinya, banyak investor institusi besar yang tidak mendapat jatah saham di harga IPO dan terpaksa membeli di pasar terbuka, yang otomatis mendorong harga naik.

Faktor lain yang mendongkrak harga adalah jumlah saham yang beredar di publik yang sangat terbatas. Hanya sekitar 4% dari total saham SpaceX yang bisa diperdagangkan secara bebas. Sisanya masih dipegang oleh investor awal dan karyawan perusahaan. Kondisi ini membuat pergerakan harga saham menjadi sangat sensitif terhadap permintaan.

Strategi Cerdik Masuk Indeks

SpaceX juga berhasil melobi sejumlah indeks saham, termasuk Nasdaq 100, untuk mengubah aturan inklusi. Alhasil, perusahaan ini bisa masuk dalam indeks tersebut dalam hitungan hari, bukan bulan seperti biasanya. Akselerasi ini memicu gelombang pembelian otomatis dari dana indeks dan institusi besar lainnya, yang semakin memperkuat tekanan beli di pasar.

Platform trading Robinhood melaporkan lonjakan lalu lintas yang memecahkan rekor pada Jumat (15/4) setelah saham SpaceX mulai diperdagangkan. Hal ini menunjukkan antusiasme investor ritel terhadap saham perusahaan yang identik dengan misi eksplorasi luar angkasa dan Starlink ini.

Dampak ke Elon Musk dan Karyawan

Debut saham di harga USD 150 secara resmi menjadikan Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia. Namun, keuntungan besar juga dinikmati oleh para investornya. Founder Fund yang menanamkan modal USD 600 juta kini memiliki kepemilikan senilai lebih dari USD 50 miliar. Andreessen Horowitz dan Sequoia juga meraup keuntungan fantastis dengan nilai kepemilikan masing-masing di atas USD 10 miliar dan USD 20 miliar.

Dampak positifnya juga terasa hingga ke level karyawan. The New York Times melaporkan bahwa sekitar 4.400 karyawan aktif dan mantan karyawan SpaceX akan menjadi jutawan, sementara 400 orang lainnya akan menyandang status centimillionaire (kekayaan di atas USD 100 juta). Ini menjadi salah satu peristiwa distribusi kekayaan terbesar dalam sejarah perusahaan rintisan (venture capital).

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks