SAMPIT — Warga yang datang mengurus Kartu Tanda Penduduk atau akta kelahiran di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotawaringin Timur kini bisa sekalian memeriksakan kesehatannya. Dinas Kesehatan setempat menggandeng Puskesmas Ketapang 2 untuk menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lokasi tersebut, Senin lalu.
Skrining Kesehatan di Tengah Urusan Administrasi
Petugas kesehatan menyiapkan sejumlah alat di sudut ruangan Disdukcapil. Warga yang selesai atau menunggu giliran mengurus dokumen diarahkan untuk mengikuti pemeriksaan sederhana. Layanan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, tinggi dan berat badan, serta skrining kesehatan jiwa.
"Kami bekerja sama dengan Puskesmas Ketapang 2 dan Disdukcapil melakukan CKG. Sasaran kami adalah kantor-kantor pelayanan publik yang banyak didatangi masyarakat umum," kata Kepala Program Kesehatan Jiwa Dinkes Kotim, Marini Tarida.
Respon Positif dan Target Tanpa Batas
Marini mengakui antusiasme warga cukup tinggi. Banyak yang mengaku terbantu karena tidak perlu pergi khusus ke fasilitas kesehatan. "Alhamdulillah respon masyarakat cukup baik. Kita tidak ada target, yang pasti sebanyak-banyaknya masyarakat yang mau melakukan CKG akan kita layani," ucapnya.
Sebelumnya, program serupa juga telah dijalankan di Kantor Samsat dan tempat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Kotim. Strategi mendatangi langsung titik-titik keramaian ini dinilai efektif meningkatkan partisipasi masyarakat yang selama ini capaiannya masih belum maksimal.
Rujukan Segera bagi yang Terindikasi Sakit
Petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan awal. Jika ditemukan warga dengan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, atau gejala kecemasan dan depresi, mereka akan langsung mendapatkan rujukan. "Kalau ada warga yang mengalami gejala penyakit, akan kami arahkan untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan. Begitu juga jika hasil skrining mengarah pada kecemasan atau depresi, akan kami arahkan untuk berkonsultasi dengan psikolog klinis atau dokter jiwa," terang Marini.
Deteksi Dini Cegah Penyakit Semakin Parah
Tujuan utama dari program CKG ini adalah deteksi dini. Dengan mengetahui faktor risiko sejak awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat. "Tujuannya untuk melakukan skrining awal kondisi kesehatan masyarakat. Jadi kalau ada gejala atau faktor risiko bisa segera ditangani sehingga penyakit yang diderita tidak semakin parah," demikian Marini.
Dinkes Kotim berharap perluasan layanan ke pusat-pusat pelayanan publik ini bisa memperkuat upaya pencegahan penyakit di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini jarang mengakses layanan kesehatan.