PALANGKA RAYA — Juni Gultom resmi memimpin Pengprov PODSI Kalimantan Tengah periode 2026-2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musprov yang digelar di Hotel Luwansa, Kamis (14/5/2026). Kepala Dinas PUPR Kalteng itu menjadi satu-satunya calon yang diajukan dalam forum tersebut.
Target utama yang langsung dicanangkan adalah membawa dayung Kalteng kembali berjaya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur. "Kami ingin mengembalikan kejayaan Kalimantan Tengah di cabang olahraga dayung," ujar Juni Gultom dalam sambutannya.
Pembenahan Organisasi dan Fasilitas Latihan
Juni Gultom mengakui tantangan memajukan dayung di Bumi Tambun Bungai tidak kecil. Namun, ia optimistis bisa diatasi lewat penguatan organisasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Dengan kebersamaan, kekuatan organisasi, dan dukungan masyarakat Kalimantan Tengah, saya optimistis PODSI bisa kembali berjaya," kata Juni Gultom.
Ia berencana menerapkan sistem manajemen modern dalam pengelolaan organisasi. Beberapa prioritas yang disorot meliputi peningkatan sarana dan prasarana latihan, penguatan sumber daya manusia, dukungan anggaran, penyediaan peralatan, metode pelatihan, hingga promosi olahraga dayung.
Peran Strategis Kabupaten/Kota
Menurut Juni Gultom, seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah memiliki peran penting dalam mencetak atlet potensial. Ia menilai setiap daerah merupakan pilar utama untuk membangun PODSI yang lebih maju dan berprestasi.
"Setiap daerah merupakan pilar penting dalam membangun PODSI Kalimantan Tengah yang lebih maju dan berprestasi," katanya.
Untuk merealisasikan target di PON NTT, ia menekankan pentingnya persiapan matang, pembinaan berkelanjutan, dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan. Ia optimistis cabang dayung bisa kembali menjadi penyumbang medali bagi kontingen Kalteng.
Tim Formatur Segera Susun Kepengurusan
Musprov PODSI Kalteng juga menetapkan tim formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan definitif. Dua nama yang ditunjuk adalah Hasanuddin Noor dan Merry Anita.
Mereka bertugas merampungkan komposisi pengurus yang akan mendampingi Juni Gultom dalam periode lima tahun ke depan. Proses penyusunan kepengurusan diharapkan rampung dalam waktu dekat agar program pembinaan atlet bisa segera berjalan.