KUALA KURUN — Personel Polsek Rungan melakukan aksi nyata penguatan pangan dengan menggarap lahan produktif di Desa Jalemu Masulan, Kecamatan Rungan Barat. Lahan seluas dua hektare kini mulai ditanami jagung hibrida untuk periode kuartal II tahun 2026.
Kapolsek Rungan Ipda M. Helmi Hakim memimpin langsung jalannya penanaman tersebut. Ia turun ke ladang bersama sejumlah personel, antara lain Brigpol Rahmat Hidayat, Briptu Megi, Bripda Hujunedie, dan Bripda Ilham Dava R, guna bahu-membahu dengan petani setempat.
“Penanaman jagung dipusatkan di lahan produktif di Desa Jalemu Masulan. Langkah ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional dimulai dari tingkat desa,” ujar Ipda Helmi Hakim mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, Kamis (7/5/2026).
Mengapa Polsek Rungan Memilih Benih Jagung Bisi 99?
Dalam proyek pertanian ini, Polsek Rungan menyediakan 10 bungkus Benih Jagung Hibrida F1 Super Bisi 99. Bibit ini merupakan pengadaan langsung dari pihak polsek sebagai bentuk fasilitasi bagi kelompok tani binaan di desa tersebut.
Pemilihan varietas Bisi 99 didasarkan pada karakteristik tanaman yang memiliki daya tahan kuat terhadap serangan hama. Selain itu, jenis jagung hibrida ini dikenal memiliki potensi hasil panen yang melimpah jika dikelola dengan tepat.
“Kami berharap hasil panen nantinya dapat dikelola melalui BUMDes untuk memperkuat perputaran ekonomi desa,” kata Ipda Helmi menjelaskan orientasi ekonomi dari program tersebut.
Sinergi BUMDes dan Dukungan Program Asta Cita
Kegiatan ini dirancang sebagai implementasi strategis guna menciptakan kemandirian pangan di daerah. Langkah konkret di tingkat kecamatan ini juga merujuk pada akselerasi program ketahanan pangan yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Pihak kepolisian memastikan bahwa peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat vital dalam pengawasan lahan. Keterlibatan pengurus BUMDes bertujuan menjamin keberlangsungan tanaman hingga masa panen tiba dalam beberapa bulan ke depan.
Kapolres Gunung Mas memberikan apresiasi terhadap inisiatif proaktif Polsek Rungan. Transformasi lahan tidur menjadi area produktif ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah hukum Polres Gunung Mas.
“Semua pihak turun ke ladang untuk menanam jagung. Ini juga memastikan sinergi antara aparat dan masyarakat berjalan harmonis,” pungkasnya.