Pencarian

Lomba Kebaya Kartini di Kapuas Perkuat Jati Diri Perempuan Daerah

Rabu, 06 Mei 2026 • 13:21:19 WIB
Lomba Kebaya Kartini di Kapuas Perkuat Jati Diri Perempuan Daerah
Peserta lomba kebaya Kartini menunjukkan keberagaman busana tradisional di Kapuas.

KUALA KAPUAS — Pelestarian budaya kebaya menjadi sorotan utama dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kapuas pada Mei 2026. Bertempat di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, organisasi ini menyelenggarakan kompetisi busana tradisional untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan R.A. Kartini di era modern.

Kebaya sebagai Simbol Identitas dan Kebanggaan Bangsa

Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, menekankan bahwa kebaya bukan sekadar pakaian formal, melainkan identitas mendalam bagi perempuan Indonesia. Penggunaan kebaya dalam perlombaan ini diharapkan mampu memicu rasa bangga terhadap akar budaya lokal, terutama di kalangan generasi muda.

“Melalui lomba kebaya ini, kita diajak untuk terus melestarikan budaya sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap jati diri bangsa, khususnya bagi generasi muda perempuan,” ujar Siti Saniah saat membuka acara tersebut secara resmi.

Ia menambahkan bahwa perempuan masa kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Menurutnya, karakter yang mandiri dan berdaya saing harus berjalan selaras dengan kepedulian terhadap warisan leluhur agar identitas daerah tidak luntur oleh zaman.

Bagaimana DWP Kapuas Mendorong Kemandirian Perempuan?

Selain aspek kultural, kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan peran strategis perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. DWP Kapuas memandang bahwa semangat Kartini harus diimplementasikan melalui kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Perempuan masa kini harus mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa,” tegas istri Pj Bupati Kapuas tersebut di hadapan para peserta.

Ketua DWP Kabupaten Kapuas, Silvya Veronita Usis I. Sangkai, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi sekaligus peningkatan rasa percaya diri anggota. Menurutnya, kepercayaan diri adalah modal utama bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam organisasi maupun lingkungan sosial yang lebih luas.

Memperkuat Sinergi Organisasi Wanita di Kabupaten Kapuas

Pertemuan rutin ini juga berfungsi sebagai wadah konsolidasi antar-pengurus DWP dari tingkat kabupaten hingga kelurahan. Silvya menyebutkan bahwa kebersamaan yang solid di internal organisasi akan mempermudah koordinasi pelaksanaan program-program kerja ke depan.

“Lomba Kebaya Kartini ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar anggota DWP, sekaligus mendorong perempuan agar lebih percaya diri dan berperan aktif dalam pembangunan daerah,” kata Silvya Veronita.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kapuas, Hertitati Dodo. Kehadiran para pimpinan organisasi wanita ini mempertegas komitmen kolektif dalam mengawal isu-isu perempuan dan pelestarian budaya di Bumi Tingang Menteng Pananjung Tarung.

Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks