Pencarian

Pemprov Kalteng Gelar Huma Betang Night dengan Anggaran Efisien di Bawah Rp50 Juta

Sabtu, 02 Mei 2026 • 08:37:42 WIB
Pemprov Kalteng Gelar Huma Betang Night dengan Anggaran Efisien di Bawah Rp50 Juta
Pemprov Kalteng sukses gelar Huma Betang Night dengan anggaran di bawah Rp50 juta.

Kalimantan Tengah — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjalankan Huma Betang Night dengan pendekatan efisiensi anggaran yang drastis. Biaya operasional ditargetkan di bawah Rp50 juta, jauh lebih hemat dibanding kegiatan serupa di daerah lain yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Penghematan ini dicapai dengan mengoptimalkan sumber daya dan talenta lokal tanpa mengorbankan kualitas dan kemeriahan acara. Pihak pemerintah menekankan bahwa efisiensi anggaran wajib diterapkan di setiap pelaksanaan kegiatan yang bertujuan membantu perekonomian masyarakat.

Strategi Hemat tanpa Mengurangi Kemeriahan

Dalam penyelenggaraan Huma Betang Night kali ini, pemerintah prioritaskan pemberian ruang kreasi bagi pelaku UMKM sekaligus meminimalkan pengeluaran. "Sejauh ini biaya yang dikeluarkan sangat kecil. Jika di tempat lain kegiatan serupa bisa menghabiskan ratusan juta, di kita mungkin di bawah 50 juta rupiah sudah bisa jalan. Kita utamakan agar mereka punya ruang kreasi sekaligus meminimalisir pengeluaran," ungkap pejabat terkait pada Jumat lalu di aula rumah Jabatan Gubernur.

Strategi ini membuktikan bahwa pelayanan publik berkualitas tidak harus identik dengan pengeluaran besar. Dengan manajemen yang cermat dan kolaborasi komunitas lokal, acara tetap dapat berjalan meriah dan memberikan dampak ekonomi bagi peserta.

Edukasi QRIS dan Digitalisasi UMKM

Selain menjadi ajang pameran produk, Huma Betang Night juga difungsikan sebagai sarana edukasi keuangan digital. Pemerintah Provinsi berkolaborasi untuk mendorong penggunaan QRIS bagi seluruh pelaku UMKM yang terlibat dalam acara.

Target pemerintah adalah semua UMKM peserta dapat berkembang melalui adopsi QRIS, serta meningkatkan keakraban masyarakat Kalimantan Tengah terhadap ekosistem pembayaran digital. Program ini sekaligus menjadi bagian dari launching beberapa inisiatif strategis pemerintah daerah dalam transformasi digital ekonomi lokal.

Stand Gratis dengan Kurasi Kualitas Produk

Pemerintah tidak memungut biaya sewa stand untuk pelaku UMKM yang mengikuti Huma Betang Night. Namun, setiap produk yang dipamerkan tetap melalui proses kurasi untuk memastikan standar kualitas yang layak. Tujuannya agar acara menjadi kesempatan bagi pelaku usaha menampilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai jual yang kompetitif, bukan hanya untuk pasar lokal.

"Gratis, terbuka untuk siapa saja. Tapi barangnya harus dikurasi, tidak sembarangan. Kita ingin ini menjadi kesempatan bagi teman-teman untuk memamerkan produk yang betul-betul berkualitas dan memiliki nilai jual, tidak hanya di pasar lokal," jelas pejabat terkait.

Evaluasi untuk Penjadwalan Rutin Mendatang

Pemerintah Provinsi akan melakukan evaluasi pasca-acara, terutama menganalisis kendala teknis dan faktor cuaca mengingat Huma Betang Night dilaksanakan di area outdoor. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar laporan kepada Gubernur untuk menentukan apakah acara akan dijadwalkan secara rutin di minggu-minggu berikutnya.

Langkah evaluatif ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk berkelanjutan dan responsif terhadap masukan dari lapangan, sehingga acara dapat terus ditingkatkan kualitasnya seiring dengan pelaksanaan berikutnya.

Bagikan
Sumber: liputansbm.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks