BUNTOK — Sambang warga menyasar pengemudi ojek pangkalan dan tukang becak yang tengah menunggu penumpang di kawasan Jalan Merdeka Raya. Polres Barsel menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat yang diintensifkan jajaran kepolisian.
Selain berdialog menyerap aspirasi, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dua isu yang paling ditekankan: pencegahan karhutla dan disiplin berlalu lintas.
Warga Diminta Segera Lapor Jika Temukan Titik Api
Eko mengingatkan warga agar berperan aktif mencegah kebakaran lahan. Laporan cepat dari masyarakat dinilai menentukan kecepatan petugas melakukan penanganan.
“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin mendengarkan langsung masukan dari masyarakat, mencari solusi atas persoalan yang dihadapi, sekaligus mengajak warga menjadi mitra kepolisian dalam menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Eko.
Warga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan kejadian atau informasi yang membutuhkan respons kepolisian. Termasuk laporan soal titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.
Imbauan di Jalan: Nyalakan Lampu Utama Saat Berasap
Kondisi lingkungan yang berpotensi mengganggu jarak pandang akibat asap menjadi perhatian Kapolres. Pengendara diminta menyesuaikan cara berkendara dengan situasi tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Gunakan sabuk pengaman, nyalakan lampu utama ketika kondisi berasap, jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta pastikan kelengkapan berkendara terpenuhi,” tegasnya.
Pesan keselamatan itu diharapkan diterapkan pengguna jalan, baik saat melintas di jalan raya, kawasan permukiman, maupun lokasi rawan kecelakaan.
Puluhan Paket Sembako untuk Ojek dan Becak
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Barsel membagikan puluhan paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi. Penerimanya termasuk pengemudi ojek pangkalan dan tukang becak.
Eko menegaskan sambang tidak hanya bertujuan menyampaikan imbauan keamanan. Kegiatan itu juga membangun komunikasi terbuka agar masyarakat merasa dekat dengan kepolisian.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif. Kegiatan dalam program Polisi Bersama Masyarakat juga akan terus kami intensifkan,” tutupnya.
Aspirasi warga yang ditampung dalam dialog akan menjadi bahan tindak lanjut. Jika diperlukan, masukan itu diteruskan kepada pihak terkait guna membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.