KALIMANTAN TENGAH — Kolaborasi antara Hitachi, penyedia solusi transaksi digital, dengan BCA sebagai penyedia layanan pembayaran dan iForte selaku penyelenggara Pagelaran Sabang Merauke membentuk ekosistem yang mempertemukan teknologi, kanal pembayaran, dan pelaku usaha lokal. Lewat inisiatif ini, merchant tidak lagi memerlukan perangkat kasir dan mesin pembayaran secara terpisah.
Satu Perangkat untuk Semua Kebutuhan Transaksi
Adityo Mulki Barraufu, Regional Merchant Acquisition Lead Jabodetabek Hitachi Channel Solutions Indonesia, menegaskan bahwa solusi ini menyasar kebutuhan efisiensi operasional merchant. "Banyak pelaku usaha ingin fokus pada bisnis dan pelanggan mereka tanpa harus direpotkan dengan terlalu banyak perangkat saat bertransaksi. Terlebih bagi merchant yang aktif mengikuti bazaar, exhibition, atau event, mobilitas dan kepraktisan menjadi sangat penting," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/8/2026).
Dengan mengusung konsep riding pada EDC Android BCA, sistem ini memungkinkan satu perangkat digunakan untuk mencatat pesanan, memproses transaksi penjualan, menerima pembayaran, hingga mencetak bill. Alhasil, para pedagang yang beroperasi di lokasi temporer tidak perlu lagi membawa perangkat kasir konvensional yang berat dan memakan tempat.
Mengapa Integrasi Ini Krusial bagi Merchant Pameran?
Bagi pelaku UMKM yang aktif di pameran atau bazar, kecepatan melayani pelanggan adalah kunci utama. Sistem yang terintegrasi secara langsung memangkas waktu antrean pembayaran dan meminimalkan risiko kesalahan pencatatan manual. Merchant cukup membawa satu perangkat untuk menjalankan seluruh aktivitas penjualan secara lebih praktis.
Kehadiran solusi ini juga menjawab tantangan klasik pedagang musiman yang kerap kesulitan mengatur arus kas dan inventori karena data penjualan yang tersebar di berbagai alat. Dengan POS yang menyatu dengan mesin EDC, data transaksi tercatat otomatis dalam satu sistem, sehingga memudahkan rekonsiliasi keuangan harian.
Dukungan Penuh bagi Komunitas Bangga Lokal
Keterlibatan BCA dalam kolaborasi ini tidak sekadar sebagai penyedia infrastruktur pembayaran, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan melalui komunitas Bangga Lokal. Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya memperluas adopsi pembayaran digital di kalangan usaha mikro, yang selama ini masih didominasi transaksi tunai.
Pagelaran Sabang Merauke sendiri merupakan ajang yang mempertemukan produk-produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan dukungan teknologi transaksi yang mumpuni, para peserta diharapkan dapat lebih fokus pada pengembangan produk dan pelayanan ketimbang mengurus kompleksitas administrasi pembayaran.
Langkah Hitachi ini menjadi sinyal positif bagi percepatan digitalisasi sektor UMKM, khususnya segmen merchant yang selama ini mengandalkan acara fisik sebagai kanal penjualan utama. Adopsi teknologi POS terintegrasi dinilai mampu menjadi pembeda daya saing bagi pelaku usaha di tengah meningkatnya ekspektasi konsumen akan kemudahan dan kecepatan transaksi.