PANGKALAN BUN — Kontingen Kalimantan Tengah akhirnya memecah telur di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP/MTs. M. Alfath, siswa MTsN 2 Kotawaringin Barat (Kobar), menjadi aktor di balik sejarah tersebut usai merebut medali emas dari cabang olahraga bulutangkis.
Keberhasilan Alfath di partai puncak yang berlangsung Sabtu (22/8/2026) langsung disambut euforia di daerah asalnya. Kabupaten Kotawaringin Barat ikut tercatat sebagai penyumbang emas bersejarah bagi provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini.
Emas Pertama Sepanjang Sejarah Keikutsertaan Kalteng
Medali yang diraih Alfath bukan sekadar prestasi individu. Ini adalah emas pertama yang pernah dipersembahkan Kalimantan Tengah sejak mengirimkan atletnya ke O2SN tingkat nasional jenjang SMP/MTs.
Sebelumnya, kontingen Kalteng kerap kali hanya mampu membawa pulang medali perak atau perunggu dari multievent olahraga pelajar ini. Capaian Alfath otomatis memecahkan rentetan rekor tersebut dan menempatkan namanya sebagai pionir peraih emas.
Laga Final di Tangerang Selatan
O2SN nasional tahun ini berlangsung di Jakarta pada 17-22 Agustus 2026. Khusus untuk cabang bulutangkis, seluruh pertandingan dipusatkan di Candra Wijaya International Badminton Center, Tangerang Selatan, Banten.
Alfath harus melewati sejumlah pertandingan berat sebelum akhirnya tampil di partai final. Pada laga penentuan, ia dinilai tampil dengan percaya diri dan berhasil menuntaskan perlawanan lawannya untuk memastikan medali emas.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan bahwa pembinaan olahraga pelajar di daerah, khususnya di Kotawaringin Barat, mampu bersaing di level tertinggi nasional.
Harumkan Nama Kobar di Panggung Nasional
Keberhasilan Alfath otomatis membawa nama Kabupaten Kotawaringin Barat ke panggung olahraga pelajar nasional. Apresiasi pun mengalir dari berbagai pihak di daerah, mengingat torehan ini merupakan hasil kerja panjang pembinaan di tingkat madrasah.
Dengan tambahan satu medali emas ini, kontingen Kalimantan Tengah dipastikan pulang dengan membawa modal berharga untuk O2SN edisi berikutnya. Prestasi Alfath diharapkan menjadi pemicu bagi atlet pelajar Kalteng lainnya untuk menembus dominasi provinsi-provinsi besar di ajang serupa.