Pencarian

Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare hingga 22 Agustus, BPBPK Minta Tambahan 3 Helikopter ke Presiden Prabowo

Minggu, 23 Agustus 2026 • 01:42:31 WIB
Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare hingga 22 Agustus, BPBPK Minta Tambahan 3 Helikopter ke Presiden Prabowo
Petugas memadamkan titik api karhutla di Kalimantan Tengah yang mencapai 7.634,46 hektare hingga 22 Agustus 2026.

PALANGKA RAYA — Titik panas di Kalimantan Tengah mencapai 19.992 sepanjang 1 Januari hingga 22 Agustus 2026. Dari jumlah itu, pemerintah daerah mencatat 1.639 kejadian karhutla dengan luas lahan yang berhasil ditangani mencapai 4.499,21 hektare.

Data tersebut merupakan laporan harian dari 14 kabupaten/kota yang dihimpun Pusdalops Satgas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah. Analisis satelit Kementerian Kehutanan menunjukkan luasan karhutla mencapai 7.634,46 hektare hingga 22 Agustus 2026.

Tambahan Armada Udara dan 200 Pompa Air Disampaikan ke Prabowo

Dalam rapat penanganan karhutla yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Ahmad Toyib menyampaikan kebutuhan operasional secara langsung. "Mohon izin penambahan kalau bisa 2 sampai 3 unit lagi Bapak Presiden," ujar Ahmad dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8/2026).

Selain helikopter, Pemprov Kalteng juga membutuhkan tambahan pompa air untuk memperkuat pemadaman dari darat. Kebutuhan pompa air diperkirakan mencapai 100–200 unit.

Menurut Ahmad, Presiden Prabowo langsung mengambil tindakan setelah menerima laporan tersebut, termasuk melakukan komunikasi melalui telepon saat rapat berlangsung.

10.700 Personel Dikerahkan di Tengah Status Siaga Darurat

Penanganan karhutla di Kalimantan Tengah diperkuat status siaga darurat bencana yang telah ditetapkan di 13 kabupaten/kota. Sekitar 10.700 personel dikerahkan dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni hingga Masyarakat Peduli Api.

Empat unit helikopter water bombing yang sudah beroperasi dinilai belum cukup untuk menjangkau seluruh titik api di wilayah seluas 153.564 kilometer persegi tersebut.

Supervisi Pemerintah Pusat: BNPB hingga Menko Polkam Turun ke Kalteng

Pemerintah pusat telah memberikan supervisi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah melalui sejumlah kementerian dan lembaga. Kepala BNPB, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Menteri Kehutanan, serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan telah mengunjungi provinsi ini.

"Ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Bapak Presiden yang melalui kementerian teknis juga telah memberikan supervisi penanggulangan karhutla kepada Provinsi Kalimantan Tengah," ungkap Ahmad.

Karhutla di Kalimantan Tengah menjadi perhatian nasional karena dampaknya terhadap kabut asap lintas wilayah. Data terbaru menunjukkan luasan karhutla di provinsi ini menempati peringkat kesembilan secara nasional berdasarkan analisis satelit.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartaekonomi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks