JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo terbang langsung ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk melihat dampak gempa bumi serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Langkah ini diambil segera setelah ia memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026).
Begitu tiba di Nagekeo, Dody berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengamati kondisi pascabencana dan menginventarisasi kebutuhan mendesak di lapangan.
Ia menegaskan pemerintah pusat berkomitmen merespons cepat setiap bencana, dengan fokus pada skala prioritas seperti infrastruktur vital yang berdampak langsung pada mobilitas dan layanan publik dasar.
"Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan," kata Menteri PU Dody dalam rapat koordinasi di Nagekeo.
Dody meminta pemerintah daerah segera menyerahkan data awal titik-titik infrastruktur yang rusak, sebagai pijakan bagi Kementerian PU untuk menerjunkan tim pengecekan lapangan bersama pemda.
"Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja," ujar Dody Hanggodo.
Menurut Dody, pemulihan harus memprioritaskan fasilitas paling krusial bagi warga, sehingga pemda diminta menyampaikan area-area yang butuh penanganan darurat untuk diselaraskan dengan pemerintah pusat.
"Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri PU Dody.
Fokus Air Bersih dan Akses Jalan
Untuk mempercepat pemulihan pascagempa di NTT, termasuk Nagekeo, Kementerian PU telah menyalurkan langkah tanggap darurat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan memobilisasi distribusi air bersih guna memenuhi suplai harian warga terdampak.
Sementara itu, untuk menjaga kelancaran transportasi antarwilayah, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT terus memantau dan membersihkan titik longsor di ruas jalan nasional, seperti Wolowaru-Maumere, Malwatar-Batas Kota Ruteng, serta Aegela-Batas Kota Ende.
Kementerian PU berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemda untuk memastikan pemulihan cepat dengan mengutamakan kebutuhan mendesak, sambil melanjutkan pendataan menyeluruh kerusakan permukiman dan infrastruktur dasar lainnya.