TANAH BUMBU — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) tak hanya fokus pada penyediaan listrik. Lewat program pelatihan instalasi listrik, perusahaan pelat merah itu mulai menyiapkan tenaga kerja terampil dari daerah. Kegiatan ini digelar di Kabupaten Tanah Bumbu dan menyasar peserta yang telah direkrut melalui Dinas Tenaga Kerja setempat.
Mengapa BLK dan Disnaker Dilibatkan?
Pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN yang dikolaborasikan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan. Keterlibatan BLK dan Dinas Tenaga Kerja memastikan materi yang diberikan sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Dengan begitu, peserta bukan hanya paham teori, tetapi siap praktik di lapangan.
“Kami bersinergi dengan BLK Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Tenaga Kerja untuk memberikan pelatihan instalasi listrik yang terstandar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten di bidang kelistrikan,” ujar perwakilan PLN UID Kalselteng dalam keterangannya.
Praktik Langsung, Bukan Sekadar Teori
Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka langsung mempraktikkan pemasangan instalasi listrik rumah tinggal, mulai dari perencanaan jalur kabel hingga pengamanan sirkuit. Metode ini dipilih agar peserta benar-benar menguasai keterampilan teknis yang dibutuhkan industri.
PLN menilai kebutuhan tenaga instalatir listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih tinggi, seiring dengan pertumbuhan pembangunan perumahan dan fasilitas umum. Program ini diharapkan bisa menjadi jembatan bagi peserta untuk langsung terserap di dunia kerja atau membuka usaha jasa instalasi sendiri.
Target Peserta dan Tindak Lanjut
Peserta pelatihan merupakan warga Tanah Bumbu yang telah mendaftar dan lolos seleksi administrasi oleh Dinas Tenaga Kerja. Setelah menyelesaikan seluruh sesi, mereka akan mengikuti uji kompetensi. Bagi yang lulus, sertifikat kompetensi akan diterbitkan sebagai bekal melamar pekerjaan atau meningkatkan kredibilitas sebagai tenaga instalatir lepas.
PLN UID Kalselteng berencana melanjutkan program serupa di wilayah lain, dengan menggandeng pemerintah daerah masing-masing. Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan mendukung program vokasi dan pengurangan angka pengangguran di Kalimantan.