BUNTOK — Kunjungan Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri ke Kelurahan Pendang menjadi bagian dari penyaluran bansos dan CPPD tahun anggaran 2026 di Kecamatan Dusun Utara. Pemerintah Kabupaten Barsel menyatakan penyaluran dilakukan dengan memastikan penerima adalah warga kurang mampu yang terdaftar. Eddy hadir langsung untuk melihat proses pembagian kepada keluarga penerima manfaat.
Bantuan sosial dan cadangan pangan daerah menyasar kebutuhan pokok rumah tangga. Menurut Eddy, pengeluaran keluarga untuk pangan sehari-hari menjadi beban yang paling sering dikeluhkan warga penerima.
Bansos dan CPPD Diarahkan ke Kebutuhan Pangan Harian
Eddy menyebut dua program itu sebagai wujud tanggung jawab pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Ia menyinggung tantangan ekonomi rumah tangga yang membuat sebagian warga kesulitan menutup biaya harian.
"Penyaluran bansos dan CPPD merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Selatan untuk membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Pesan serupa disampaikan kepada para penerima. Eddy meminta bantuan tidak dijual atau dialihkan, melainkan dipakai untuk keperluan keluarga.
"Gunakanlah bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya, dan semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga," pesannya.
Perangkat Daerah Diminta Proaktif Perbarui Data Penerima
Ketepatan data menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut. Eddy meminta seluruh perangkat daerah dan pihak terkait lebih proaktif memantau kondisi warga, memperbarui pendataan, serta memastikan tidak ada warga miskin yang terlewat dari daftar penerima.
"Kita ingin program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Permintaan itu menyasar celah yang kerap muncul dalam penyaluran bantuan: warga yang layak tetapi tidak masuk data, sementara penerima lama sudah membaik ekonominya. Pendataan ulang di tingkat kelurahan dan desa menjadi kunci agar sasaran bansos dan CPPD tidak meleset.
Waspada Karhutla Meski Hujan Mulai Turun
Di sela penyaluran bantuan, Eddy mengingatkan warga agar tidak lengang menjaga lingkungan. Hujan beberapa hari terakhir disebut membantu membersihkan udara setelah Barsel dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Warga yang memiliki kebun atau lahan diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran, warga diminta segera melapor ke aparat setempat.
Menurut Eddy, kondisi udara yang mulai membaik perlu dipertahankan bersama. Pencegahan karhutla disebutnya sebagai tanggung jawab seluruh warga, bukan hanya aparat.